POJOKSATU.id, KARAWANG – Di tengah gempuran urbanisasi dan pembangunan perkotaan yang kian pesat, semangat kemandirian pangan justru tumbuh subur di Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur. Sebuah lahan kosong seluas 6x12 meter di RT 06 RW 02 Krajan yang dulunya tak terurus, kini menjelma menjadi kebun percontohan yang hijau dan produktif.

Kebun ini tak hanya menjadi sumber bahan pangan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan semangat gotong royong dan ketahanan pangan dari akar rumput. Inisiatif luar biasa ini digerakkan oleh warga setempat, dengan para Ketua RT sebagai motor penggeraknya.

Salah satu sosok sentral di balik keberhasilan kebun ini adalah Nurhamid, Ketua RT 06. Ia mengungkapkan bahwa pemanfaatan lahan kosong ini tidak sekadar untuk menanam sayur-mayur, tetapi merupakan bagian dari upaya kolektif menciptakan kemandirian pangan di tengah masyarakat.

"Kami ingin warga kami memiliki akses lebih mudah terhadap bahan pangan segar langsung dari lingkungan mereka sendiri. Ini juga bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar," ujar Nurhamid saat ditemui di lokasi kebun pada Selasa (24/6/2025).

Baca Juga: Pemuda Jayakerta Tewas Ditusuk Satpam Gudang di Karawang Barat

Kebun percontohan ini ditanami berbagai jenis tanaman palawija seperti cabai rawit (cengek), kacang panjang, singkong, tomat, dan berbagai sayuran lain. Tanaman-tanaman tersebut tumbuh subur berkat perawatan rutin yang dilakukan secara sukarela oleh para Ketua RT dari wilayah RW 02 dan RW 01.

Menariknya, seluruh bibit yang ditanam merupakan hasil swadaya. Setiap RT menyumbangkan bibit secara bergiliran, menunjukkan kekompakan dan kesadaran kolektif dalam membangun lingkungan yang mandiri dan produktif.

Rudi Setiadi, Ketua RT 08 sekaligus relawan aktif dalam program ini, menyatakan bahwa proses penanaman dan perawatan dilakukan secara gotong royong. Menurutnya, keberadaan kebun ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain.

"Kami semua terlibat langsung dalam menanam dan merawat tanaman. Harapannya, hasil panen bisa dimanfaatkan bersama dan menjadi bukti bahwa lahan terbatas pun bisa memberi manfaat besar," kata Rudi penuh semangat.

Lebih dari sekadar kegiatan pertanian skala kecil, program ini merupakan bentuk nyata kolaborasi warga dalam menjawab tantangan pangan masa kini. Keterlibatan para Ketua RT dan antusiasme warga menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program ini.

Baca Juga: Tak Hanya Nilai, SMK PGRI II Karawang Dorong Siswa Gali Potensi Diri

Kebun percontohan di Krajan Kelurahan Plawad menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masyarakat masih hidup dan berdaya guna. Ketika warga bersatu dengan tujuan yang sama, tidak ada batasan untuk menciptakan perubahan positif, termasuk dalam hal ketahanan pangan lokal.

"Semoga kebun ini bisa menjadi pemicu bagi kelurahan lain untuk mengoptimalkan lahan yang ada. Setiap jengkal tanah sangat berarti jika dikelola dengan niat dan kerja sama," pungkas Nurhamid. ***