POJOKSATU.id, KARAWANG – Warga Krajan RT 03/RW 01, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, kembali melestarikan tradisi leluhur dengan menggelar Hajat Bumi atau Babaritan pada Jumat (26/9/2025).

Kegiatan adat ini digelar sebagai ungkapan syukur atas rezeki dan berkah yang diterima, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

Puluhan warga tampak antusias mengikuti acara. Mereka membawa berbagai makanan khas tradisional, mulai dari nasi tumpeng, jajanan pasar, hingga hasil bumi yang dipanen dari lahan sendiri.

Baca Juga: Sambut PLH Lurah, LPM Plawad Optimis Pelayanan Warga Lebih Baik

Rangkaian acara dibuka dengan doa bersama yang dipimpin tokoh sesepuh kampung. Setelah itu, warga duduk melingkar untuk makan bersama, menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan.

Pelaksana Harian (PLH) Lurah Plawad, Indra Sudrajat S.STP, menyampaikan apresiasinya atas kekompakan warga. “Tradisi ini tidak hanya menjaga budaya, tapi juga mempererat persaudaraan antarwarga. Semoga nilai gotong royong ini terus hidup di tengah masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RW 01, Asep Lacip, menegaskan bahwa Babaritan lebih dari sekadar perayaan. “Hajat Bumi adalah wujud rasa terima kasih kepada Tuhan dan pengingat bagi kita semua untuk menjaga alam. Ini bagian penting dari identitas budaya yang harus terus dijaga,” ungkapnya.

Baca Juga: Warga Plawad Kompak Gelar Doa Bersama Peringati HUT Karawang ke-392

Meski sederhana, acara ini berhasil mempertemukan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Mereka saling bercengkerama, bertukar cerita, dan mempererat ikatan kekeluargaan.

Tradisi Hajat Bumi di Krajan Plawad menjadi bukti bahwa di tengah modernisasi, nilai-nilai budaya dan kearifan lokal tetap bertahan dan diwariskan lintas generasi. ***