POJOKSATU.id, KARAWANG - Sejumlah warga Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, menyatakan rasa kecewa mereka terhadap kepemimpinan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, yang akan segera berakhir.
Untuk mengungkapkan kekecewaan mereka, warga merencanakan memberikan "hadiah khusus" dalam bentuk sebuah keranda mayat pada hari terakhir jabatan Bupati Cellica.
Pernyataan ini disampaikan oleh tokoh masyarakat Kota Baru, H. Dian Nugraha, yang mengatakan, "Ya, kami akan memberikan hadiah kepada Teteh Celli yang tercinta, yang selama ini sudah membangun Karawang lebih dari 10 tahun. Kami warga Kota Baru yang saat ini sedang berduka akan memberikan sebuah hadiah khusus berupa keranda mayat."
Baca Juga: Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Tinjau Kebakaran di TPAS Jalupang
Dian menjelaskan bahwa pemberian keranda mayat ini dimaksudkan sebagai simbol hilangnya keadilan di Karawang. Ia menekankan bahwa warga tidak akan mengadakan demonstrasi atau mengganggu acara lainnya.
Mereka datang dengan niat damai hanya untuk memberikan hadiah ini sebagai bentuk ekspresi kekecewaan mereka terhadap situasi.
Tindakan ini, kata Dian, mencerminkan perasaan kecewa warga terhadap pemimpin mereka yang dianggap tidak peka terhadap masalah yang dihadapi oleh rakyatnya.
Baca Juga: Masyarakat Karawang Diminta Hindari Pinjol Ilegal
Pemberian keranda mayat ini akan dilakukan pada momen refleksi hari terakhir jabatan Cellica, yang dijadwalkan akan digelar malam ini.
Kekecewaan warga Kotabaru terhadap Bupati Cellica terkait dengan kurangnya tanggapan terhadap musibah kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Jalupang.
Baca Juga: Api Masih Berkobar, Kebakaran TPA Jalupang Karawang Sulit Dipadamkan
Warga merasa bahwa reaksi pemerintah daerah tidak memadai dan berharap agar perhatian lebih besar diberikan kepada masyarakat yang terdampak.
Mengenai hal ini, Dian menyampaikan, "Kita melihat keadaan Kotabaru saat ini lagi bersedih. Banyak orang yang terdampak, tapi di kota malah bereforia, berpesta dengan dihibur oleh artis kota." ***




