POJOKSATU.id, KARAWANG – Suasana mencekam terjadi saat Ferry Alexa alias Jambul Merah, Founder Law Firm Alexa mendampingi kliennya menebus mobil yang digadaikan. Ferry bahkan sempat diadang dengan golok dan ditodong senapan serta pistol oleh pihak yang diduga pemilik rumah berinisial “R”.

Kepada awak media, Ferry membenarkan insiden yang terekam dalam sebuah video dan kini viral di media sosial.

“Iya betul, kejadian itu kemarin. Saya dari Law Firm Alexa mendampingi klien kami untuk mengambil mobil yang digadaikannya dan hendak ditebus,” ujar Ferry Alexa, Selasa 3 Juni 2025.

Ferry menjelaskan, kliennya hendak menebus mobil yang pernah digadaikan dengan nilai Rp25 juta. Namun, pihak penerima gadai justru meminta tebusan hingga Rp80 juta dengan alasan adanya kerugian imateril. Situasi pun memanas dan negosiasi berujung buntu.

“Karena terjadi deadlock, klien kami memutuskan untuk mengambil mobil dari rumah ‘R’, sebab dia masih memiliki kunci cadangan,” jelas Ferry.

Baca Juga: Jambul Merah Siap Menangkan Kerudung Merah di Pilkada Karawang

Saat klien memasuki mobil, pemilik rumah “R” bersama istrinya diduga tidak terima, dan keributan pun pecah. Dalam video yang beredar, terlihat “R” keluar dari rumah sambil membawa golok dan mengejar tim pengacara beserta klien Ferry Alexa. Bahkan, istri “R” terlihat menenteng senapan angin laras panjang dan mengacungkan pistol ke arah Ferry.

Meski tim pengacara lainnya tampak berlarian menghindari serangan, Ferry tetap berdiri tenang dan mencoba menenangkan situasi.

“Ya, apa yang perlu saya takuti? Hidup mati itu di tangan Allah. Saya hanya ingin menenangkan saudara R dan istrinya agar menyimpan senjata mereka ke dalam rumah,” ujar Ferry dengan tenang.

Baca Juga: Ferry Jambul Merah Jadi Ketua AKLINAS Karawang

Dari keterangan para saksi dan rekaman video yang beredar, terlihat golok telah diarahkan ke wajah Ferry, dan laras senapan juga sempat dibidik tepat ke arahnya.

“Itu tidak apa-apa, mungkin karena sedang emosi. Saya juga dulu pernah muda. Saya hanya mencoba menenangkan mereka supaya tidak ada yang menyesal di kemudian hari,” ungkap Ferry.

Hingga kini, belum ada laporan resmi dari pihak yang terlibat, namun video kejadian tersebut telah menuai beragam reaksi publik di media sosial. ***