POJOKSATU.id, KARAWANG - Forum Aktivis Islam (FAIS) Karawang mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah Karawang bersama Forkopimda dalam menertibkan penyakit masyarakat (pekat) selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.

Razia yang dilakukan secara maraton oleh Satpol PP, TNI, dan Polri terhadap praktik prostitusi, peredaran minuman keras, serta aktivitas lain yang melanggar norma sosial dinilai sebagai langkah positif dalam menjaga kondusivitas daerah.

"Alhamdulillah di sepuluh hari terakhir Ramadhan, kita menyaksikan kerja-kerja dari Pemda Karawang, Forkopimda, termasuk Bupati, Satpol PP, TNI, dan Polri beserta jajarannya. Mereka semua maraton melakukan razia terhadap prostitusi, miras, dan sebagainya. Patut diapresiasi atas kerja-kerja mereka. Semoga menjadi amal saleh," ujar Ustadz Sunarto, Koordinator FAIS Karawang, kepada wartawan, Selasa (25/3/2025).

Lebih lanjut, Ustadz Sunarto berharap razia pekat ini tidak hanya dilakukan saat bulan Ramadhan, tetapi juga berlanjut di bulan-bulan lainnya. Menurutnya, pemberantasan penyakit masyarakat harus menjadi komitmen bersama demi menjaga moralitas dan keamanan wilayah.

Baca Juga: Peduli Sesama, K3 Santuni Anak Yatim di Karawang dan Gaza

"Selanjutnya, semoga ini juga dilakukan di bulan-bulan lain, kita berharap seperti itu," tambahnya.

Di kesempatan yang sama, FAIS Karawang juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.

"Kami dari Forum Silaturahmi Umat Islam Karawang mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi semuanya. Semoga Ramadhan kali ini menjadi Ramadhan yang terbaik," tutupnya.

Razia pekat selama bulan Ramadhan ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Karawang dalam menegakkan ketertiban umum dan menciptakan lingkungan yang kondusif.

Masyarakat pun diharapkan dapat terus berpartisipasi dalam menjaga ketertiban dengan melaporkan aktivitas yang melanggar aturan kepada pihak berwenang. ***