KARAWANG. POJOKSATU.id - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, diisi dengan kegiatan keagamaan.

Setelah menggelar apel bersama ratusan santri, jajaran Muspika dan Kantor Urusan Agama (KUA) Telagasari melanjutkan kegiatan dengan khotmil Quran berjamaah.

Apel HSN yang digelar di Yayasan Ghoyatul Jihad, Kamis (22/10/2026), diikuti sekitar 600 peserta. Mereka terdiri dari santri MTs dan MA Ghoyatul Jihad serta santri Pondok Pesantren Al Barokah Pasirtalaga.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Telagasari, AKP Rigel Suhakso, S.H.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan khotmil Quran bersama 150 santri di Masjid Besar Ghoyatul Jihad sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan pegawai KUA, penyuluh agama Islam, serta unsur Muspika Kecamatan Telagasari.

Kepala KUA Telagasari, Hery Fadlani, S.Sos.I., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menyemarakkan Hari Santri Nasional melalui kolaborasi lintas sektor sekaligus memperkuat nilai spiritual di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, KUA Telagasari turut menyelenggarakan apel bersama para santri, kemudian melanjutkannya dengan khotmil Quran yang difasilitasi bersama Muspika Kecamatan Telagasari.

“Alhamdulillah, sebagaimana di wilayah kota yang menyelenggarakan apel dan khataman, kami bersama Muspika Kecamatan Telagasari juga menggelar kegiatan serupa,” ujar Hery.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Muspika dan Yayasan Ghoyatul Jihad atas kerja sama dan dukungan dalam menyukseskan peringatan HSN tingkat kecamatan.

Sementara itu, mewakili Camat Telagasari, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Kecamatan Telagasari, Deden Kamil, mengatakan kegiatan khotmil Quran memberikan warna tersendiri dalam peringatan Hari Santri Nasional.

Menurutnya, momentum HSN tidak hanya diisi dengan apel seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan melalui ibadah bersama para santri.

Deden menjelaskan, kegiatan khotmil Quran tersebut juga dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HSN di tingkat kabupaten yang kemudian diikuti di tingkat kecamatan.

“Semoga lewat khataman Quran ini, kita semua mendapatkan keberkahan pada peringatan Hari Santri Nasional hari ini,” harapnya.

Melalui kegiatan tersebut, KUA dan Muspika Telagasari berharap semangat Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga memperkuat nilai keagamaan, kebersamaan, dan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan Islam, serta para santri.***