POJOKSATU.id, KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang terus menunjukkan komitmennya dalam mempercantik wajah kota tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kali ini, penataan kawasan dilakukan di dua jalan utama, yakni Jalan Tuparev dan Jalan Dewi Sartika, yang dibiayai sepenuhnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Jawa Satu Power.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang, Rusman, mengatakan bahwa proyek penataan ini telah dimulai sejak September 2024 dan kini memasuki masa pemeliharaan. Pada tahap ini, penyedia jasa bertanggung jawab memperbaiki beberapa titik trotoar dan paving block yang belum sempurna.

“Perbaikan yang saat ini berlangsung di Jalan Tuparev adalah bagian dari masa pemeliharaan. Semua biaya berasal dari CSR, tidak ada dana dari APBD yang digunakan,” ujar Rusman.

Penataan kawasan tersebut mencakup pelebaran trotoar, pemasangan guiding block untuk penyandang disabilitas, serta penggantian permukaan jalan dengan paving block yang lebih nyaman bagi pejalan kaki. Selain menambah estetika kota, proyek ini juga meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan publik.

Baca Juga: Tragis! Seorang Pemuda Tewas Usai Ditebas Celurit di Klari Karawang

Langkah strategis ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, termasuk para pelaku usaha yang sehari-hari beraktivitas di sekitar kawasan tersebut. Ketua Ikatan Pedagang Pasar Karawang (IPPK), Asep Kurniawan, menyebut penataan ini sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil.

“Kami mendukung penuh. Penataan ini bukan hanya memperindah kota, tapi juga bisa mendongkrak omzet pedagang karena kawasan jadi lebih menarik bagi pengunjung,” ujar Asep.

Ia juga berharap, perbaikan infrastruktur tersebut berdampak pada kelancaran arus lalu lintas, khususnya di sekitar Pasar Baru Karawang yang selama ini dikenal rawan kemacetan. “Dengan jalan yang lebih rapi, masyarakat bisa belanja dengan nyaman, dan kemacetan bisa dikurangi,” tambahnya.

Baca Juga: Viral Teror Ketuk Pintu Rumah di Karawang, Ninik Kurinci: Ada Tiga Sosok Pocong Pesugihan

Sementara itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan bahwa penataan kawasan perkotaan ini merupakan bagian dari program jangka panjang pemerintah daerah dalam membangun kota yang tertata, nyaman, dan layak huni.

“Kami akan terus bekerja untuk memperbaiki infrastruktur Karawang agar menjadi kota yang lebih baik bagi semua warganya,” tegas Bupati Aep. ***