POJOKSATU.id, KARAWANG - Langkah nyata ditunjukkan jajaran TNI dari Kodim 0604/Karawang dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui Kompi Produksi Ketahanan Pangan, lahan tidur yang sebelumnya dipenuhi semak belukar di Desa Walahar berhasil disulap menjadi kebun jagung produktif.
Transformasi lahan terbengkalai ini menjadi bukti konkret bahwa pemanfaatan sumber daya yang tepat mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat sekitar. Dengan kerja keras dan disiplin tinggi, para prajurit TNI mengolah lahan tersebut hingga siap ditanami jagung.
Tak hanya mengandalkan tenaga, pengelolaan kebun juga didukung dengan penerapan teknologi pertanian yang tepat guna. Hasilnya, tanaman jagung tumbuh subur dan menghasilkan panen yang memuaskan.
Yang menarik, seluruh hasil panen tersebut tidak diperjualbelikan. Sebaliknya, jagung yang dipanen langsung dibagikan kepada warga sekitar untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Baca Juga: Ikut Retreat di Magelang, Ketua DPRD Karawang Siap Jadi Garda Depan Dukung Program Prabowo
Danramil 0412/Klari, Kapten Inf Suryadi, menegaskan bahwa program ini memang difokuskan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Hasil panen ini cukup untuk dirasakan dan dinikmati oleh warga sekitar. Ke depan, kami berharap program ini bisa terus dikembangkan agar hasilnya lebih banyak dan manfaatnya semakin luas,” ujarnya, Rabu (14/4/2026).
Program ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Walahar. Warga merasa terbantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil.
Baca Juga: Tiga Kali Panen Tembus Tonan, Bukti Nyata Program Ketahanan Pangan Kodim Karawang
Selain itu, keberadaan kebun jagung tersebut juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih memanfaatkan lahan kosong yang ada di lingkungan mereka.
Inisiatif yang dilakukan TNI ini sekaligus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kemandirian pangan nasional. Tidak hanya fokus pada aspek pertahanan, TNI juga aktif berperan dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program produktif.
Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan potensi pertanian lokal. Dengan pengelolaan yang baik, lahan yang sebelumnya tidak bernilai ekonomi kini mampu memberikan manfaat nyata.
Baca Juga: Punkesmas, Band Punk Karawang yang Angkat Isu Buruh dan Lingkungan
Ke depan, program seperti ini diharapkan dapat terus diperluas ke wilayah lain, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan dampaknya. Kolaborasi antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Langkah sederhana namun berdampak besar ini menjadi contoh bahwa perubahan bisa dimulai dari hal kecil, asalkan dilakukan dengan konsistensi dan kepedulian terhadap sesama. ***




