POJOKSATU.id, KARAWANG – Upaya memperbaiki akses penghubung dua kabupaten akhirnya membuahkan hasil. Setelah bertahun-tahun mengandalkan jembatan bambu yang mudah rusak, warga Karawang dan Bogor kini mendapat jembatan gantung permanen berstruktur plat besi.
Pembangunan dilakukan lewat kerja bakti besar yang melibatkan puluhan prajurit TNI dari Kodim 0604/Karawang bersama warga dua desa perbatasan. Proyek ini menjadi solusi bagi kebutuhan mobilitas antara Desa Cikutamahi, Kecamatan Cariu, Bogor, dan Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan, Karawang.
Selama ini, jembatan bambu yang digunakan warga dianggap rawan dan kerap terancam roboh saat hujan maupun ketika debit sungai meningkat. Kondisi tersebut membuat akses pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi warga terganggu.
Danramil 0401/Pangkalan, Kapten Inf Sukarya, mengatakan TNI turun langsung untuk memastikan warga memiliki akses aman yang bisa digunakan jangka panjang.
“Kondisi jembatan sebelumnya sudah tidak layak. Karena itu kami bersama masyarakat berinisiatif membangun jembatan yang kokoh dan aman,” kata Sukarya saat meninjau lokasi pembangunan, Rabu (10/11/2025).
Baca Juga: GPM Tekan Harga Pangan Hingga Rp4 Ribu per Kg, Pasokan Beras di Karawang Aman
Ia menjelaskan jembatan baru menggunakan plat besi dan konstruksi lebih kuat agar tahan terhadap cuaca ekstrem serta aktivitas harian warga.
“Ini bentuk nyata kebersamaan TNI dan masyarakat. Infrastruktur seperti ini sangat penting untuk mendukung aktivitas warga, apalagi yang tinggal di wilayah perbatasan,” ujarnya.
Antusiasme warga tampak sejak awal. Mereka ikut bergantian membantu mengangkut material, menyiapkan rangka, hingga proses pemasangan fondasi jembatan. Gotong royong menjadi kunci percepatan proyek ini.
Keberadaan jembatan gantung baru diharapkan memangkas waktu tempuh antar desa sekaligus menekan biaya transportasi, sehingga aktivitas ekonomi warga dapat meningkat. Selain itu, risiko kecelakaan akibat jembatan lama yang rapuh dapat dihilangkan.
Kodim 0604/Karawang memastikan pembangunan jembatan bakal dituntaskan secepat mungkin agar warga dapat segera memanfaatkannya sebagai akses penghubung yang aman dan layak. ***




