POJOKSATU.id - Situ Jungkur di Kampung Hegarmanah, Desa Kutalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, sudah kritis sejak 2019 silam.
Sebelumnya pada Jumat, 1 Desember 2023 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, Situ Jungkur jebol setelah kawasan tersebut diguyur hujan.
Akibatnya, air Situ Jungkur meluber merendam area persawahan serta memutus akses ke rumah warga.
Kepala Satgas BPBD Kecamatan Tegalwaru, Solihin, menyatakan perbaikan masih terus dilakukan.
Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa dan kecamatan setempat.
"Namun, kondisi saat ini belum dapat diperbaiki dan kami masih memantau perkembangan situasi," ujar Sholihin.
Lebih lanjut, kebutuhan mendesak di lokasi kejadian masih menjadi fokus utama.
Sholihin berharap adanya respons cepat dan dukungan dari pihak terkait untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Jebolnya Situ Jungkur tersebut juga mengakibatkan sejmlah warga terpaksa mengungsi.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Akhirnya Tanggapi Dihapusnya Debat Khusus Cawapres
Sholihin menekankan bahwa kondisi ini memerlukan perhatian serius dari pihak terkait untuk secepatnya melakukan penanganan.
Akan tetapi kondisi tembok penahan Situ Jungkur sendiri sejatinya sudah cukup memprihatinkan sejak 2019 silam.
Saat itu, tembok penahan sudah retak-retak dan mengalami bocor.
Akibatnya debit air di situ tersebut mengalami penurunan drastis.
Baca Juga: Capres Genjar Pranowo Tiba di Kendari, Warga Antusias dan Gembira
Demikian juga dengan rel pengatur pintu air yang sulit dioperasikan.
Sejak saat itu, sudah dilakukan upaya perbaikan akan tetapi hasilnya ternyata belum cukup signifikan.
Bahkan berkali-kali pula tembok penahan Situ Jungkur bocor dan menguras debit air.
Baca Juga: Heboh Video Istri Sah di Karawang Gerebek Suami Lagi Bareng Pelakor di Kosan
Padahal Situ Jungkur memiliki potensi wisata dan bisa mendongkrak perekonomian warga sekitar.
Akan tetapi lantaran air surut, para pengunjung pun malas kembali datang ke lokasi tersebut.***




