POJOKSATU.id, KARAWANG - Suasana religius terasa kuat di Masjid Jami Baitul Muttaqin yang berada di Lingkungan Tanjung, Kelurahan Plawad, Karawang, Jumat (6/5/2026) sore. Masjid tersebut menjadi lokasi pelaksanaan Tarawih Keliling (Tarling) terakhir sekaligus peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah tingkat Kabupaten Karawang.

Sejak sore hari, ratusan jemaah mulai memadati area masjid. Kegiatan yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Karawang ini tidak hanya menjadi agenda ibadah, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lokasi, aktivitas jemaah mulai terlihat sejak sekitar pukul 16.30 WIB. Deretan kendaraan, baik kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi, terlihat memenuhi area parkir di sekitar masjid.

Sejumlah pejabat daerah, kepala dinas, hingga jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) tampak hadir mengenakan busana muslim yang serasi. Kehadiran mereka menyatu dengan masyarakat yang lebih dulu datang dan telah memenuhi saf-saf di dalam masjid.

Baca Juga: Program Citarum Harum 2026 Dimulai, Satgas Sektor 10 Karawang Fokus Limbah Industri

Kegiatan Tarling tingkat kabupaten ini tidak hanya berfokus pada agenda ibadah. Pemerintah daerah juga menghadirkan berbagai fasilitas pelayanan publik yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat yang hadir.

Salah satu yang menarik perhatian adalah keberadaan posko layanan kesehatan di halaman masjid. Posko tersebut ramai dikunjungi warga yang memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Petugas medis terlihat sigap melayani warga, mulai dari pemeriksaan tekanan darah hingga konsultasi kesehatan ringan. Layanan tersebut disediakan tanpa dipungut biaya sehingga banyak jemaah yang antusias memanfaatkannya sebelum mengikuti rangkaian kegiatan utama.

Tidak jauh dari area tersebut, koridor menuju pintu masuk masjid dipenuhi oleh sejumlah stan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Karawang. Para pedagang menawarkan berbagai produk menarik yang menggoda para pengunjung.

Beragam camilan khas, aneka takjil untuk berbuka puasa, hingga kerajinan tangan khas daerah dijajakan di lokasi tersebut. Kehadiran stan UMKM ini sekaligus menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal agar produk mereka semakin dikenal masyarakat.

Baca Juga: Bupati Aep Tetapkan 10 Proyek Prioritas Karawang 2026

Banyak ASN dan warga yang memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa untuk berbelanja. Aktivitas ini membuat suasana di sekitar masjid terasa lebih hidup dan meriah, meskipun tetap dalam nuansa religius.

Kemeriahan acara juga semakin terasa dengan penampilan seni religi dari Laski (Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia) Karawang. Kelompok seni tersebut menyuguhkan lantunan musik gambus dan selawat secara langsung di area kegiatan.

Alunan musik yang berpadu dengan syair-syair selawat menghadirkan atmosfer spiritual yang menenangkan. Penampilan tersebut sekaligus menyambut kedatangan para tamu undangan dan jemaah yang terus berdatangan menjelang acara inti.

Baca Juga: Bupati Karawang Minta BKPSDM Data Kehadiran Kabid-Sekdis Saat Tarling

Di tengah kesibukan persiapan kegiatan, salah seorang pejabat daerah menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih Keliling dan peringatan Nuzulul Qur’an memiliki makna penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Menurutnya, momentum ini tidak hanya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kegiatan Tarling dan peringatan Nuzulul Qur’an ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali menghayati nilai-nilai Al-Qur’an. Selain itu, ini juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.

Acara puncak dalam kegiatan tersebut rencananya diisi dengan tausiyah agama yang menghadirkan penceramah untuk memberikan pesan-pesan keislaman kepada para jemaah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat tarawih berjemaah.

Baca Juga: BNPB Siapkan Relokasi dan Bendungan Atasi Banjir Karangligar Karawang

Melalui kegiatan Tarawih Keliling yang digelar secara rutin setiap Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Karawang berharap dapat memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan semangat religius masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun karakter masyarakat yang religius dan harmonis sejalan dengan visi pembangunan daerah menuju Karawang yang maju dan sejahtera. ***