POJOKSATU.id, KARAWANG - Suasana haru terasa di sebuah kawasan permukiman warga di Kabupaten Karawang pada Senin, 9 Maret 2026. Seorang pemuda bernama Tamin (24) tidak mampu menahan air mata ketika Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mendatangi langsung rumahnya yang kondisinya memprihatinkan.

Kedatangan orang nomor satu di Karawang tersebut menjadi momen tak terlupakan bagi Tamin dan keluarganya. Rumah sederhana yang ditempati selama ini bahkan nyaris tidak layak huni karena sebagian bangunan mulai lapuk dan berpotensi roboh.

Selama ini, Tamin dikenal sebagai sosok pekerja keras di lingkungannya. Meski memiliki keterbatasan fisik, ia tetap berusaha membantu perekonomian keluarga dengan berjualan menggunakan gerobak.

Ketika Bupati Aep tiba di rumah tersebut, suasana langsung berubah haru. Tamin yang berdiri di depan pintu rumahnya tampak menundukkan kepala sambil menghapus air mata yang terus mengalir.

Baca Juga: Kisah Tamin, Pemuda Disabilitas di Karawang Dorong Gerobak Takjil Demi Bahagiakan Ibu

Bupati Aep terlihat beberapa saat mengamati kondisi rumah yang ditempati keluarga tersebut. Ia mengaku tersentuh melihat keteguhan Tamin yang tetap berjuang di tengah keterbatasan.

Menurut Aep, kisah Tamin mencerminkan semangat hidup yang patut menjadi teladan. Di tengah tekanan ekonomi dan kondisi fisik yang tidak sempurna, pemuda tersebut tetap berusaha mandiri tanpa menyerah pada keadaan.

“Keadaan mereka tentu berbeda dengan kita. Namun yang luar biasa adalah semangatnya untuk tetap bekerja dan membantu keluarga,” kata Aep saat berbincang dengan warga di lokasi.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan memberikan bantuan agar keluarga Tamin dapat hidup lebih layak. Salah satu langkah awal yang akan dilakukan adalah memperbaiki rumah mereka melalui program Rumah Layak Huni (Rulahu).

Program tersebut, kata dia, merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan warga yang tinggal di rumah tidak layak dapat memperoleh hunian yang lebih aman dan nyaman.

Baca Juga: Dua Pria Terduga Curanmor Diamuk Massa di Pedes Karawang, Satu Tewas

Tidak hanya soal tempat tinggal, Bupati Aep juga berupaya membantu keluarga Tamin agar memiliki sumber penghasilan yang lebih stabil.

Ia menyebutkan adik Tamin bernama Aca berkeinginan untuk bekerja dan siap bergabung sebagai petugas kebersihan atau cleaning service.

“Adiknya bersedia bekerja. Itu hal yang baik karena menunjukkan kemauan untuk mandiri,” ujar Aep.

Selain peluang pekerjaan tersebut, pemerintah daerah juga akan menyiapkan bantuan usaha mikro agar keluarga Tamin dapat mengembangkan kegiatan ekonomi secara berkelanjutan.

Bupati Aep berharap bantuan tersebut tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu memberikan perubahan nyata bagi kehidupan keluarga tersebut.

Di sela kunjungan itu, Aep juga menyampaikan pesan kepada generasi muda di Kabupaten Karawang agar tidak mudah menyerah menghadapi tantangan hidup.

Ia menilai kisah Tamin dapat menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berusaha.

“Jangan sampai kita yang sehat justru kalah semangat. Banyak anak muda yang sering mengeluh tidak ada pekerjaan, padahal peluang selalu ada jika kita mau berusaha,” kata Aep.

Menurutnya, semangat bekerja dan keinginan untuk mandiri harus terus ditumbuhkan, terutama di kalangan generasi muda.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama terkait kebutuhan dasar seperti tempat tinggal dan penghidupan.

Bupati Aep memastikan bahwa penanganan kondisi rumah Tamin tidak akan berlarut-larut.

“Yang penting saya sudah datang ke sini dan melihat langsung. Kita upayakan agar persoalan ini bisa segera diselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, bagi Tamin, kunjungan tersebut menjadi momen penuh harapan. Selama ini ia tidak pernah menyangka rumahnya akan didatangi langsung oleh kepala daerah.

Dengan mata yang masih berkaca-kaca, Tamin hanya bisa mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

Di balik dinding rumah yang sederhana, harapan baru kini mulai tumbuh bagi dirinya dan keluarga. Kunjungan tersebut menjadi titik awal perubahan yang diharapkan mampu membawa kehidupan yang lebih baik di masa depan. ***