POJOKSATU.id, KARAWANG - Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok, yang juga dikenal sebagai Tugu Proklamasi, kondisinya tidak terawat. Bahkan sejumlah coretan memenuhi beberapa tembok di kawasan tugu proklamasi yang menjadi tempat sejarah kemerdekaan tersebut.

Mirisnya ada coretan di tembok bertuliskan 'Open BO' yang diduga dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Terletak di Kabupaten Karawang, kompleks Tugu Proklamasi menyimpan sejarah penting bagi bangsa Indonesia. Namun, kondisinya yang usang dan kumuh menjadi sorotan, terutama menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang ke-78.

Baca Juga: Hanya Sedikit Koperasi yang Melaporkan RAT di Kabupaten Karawang

Kondisi pagar dan dinding tembok Tugu Proklamasi sangat memprihatinkan, mencerminkan kurangnya perawatan dan pemeliharaan dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Bangunan yang seharusnya menjadi simbol kebanggaan dan pengingat sejarah kemerdekaan tampak terlantar.

Tugu Proklamasi sering menjadi tempat upacara peringatan Hari Kemerdekaan dan kegiatan napak tilas untuk mengenang peristiwa bersejarah. Namun, penampilannya yang semakin usang menjadi perhatian serius, terutama menjelang perayaan HUT RI.

Baca Juga: Sebanyak 71 hektar Lahan di Karawang Diajukan Penerbitan Sertipikat

Camat Rengasdengklok, Dede Tarsia, mengungkapkan bahwa pihak kecamatan telah mengambil tindakan dengan mengirimkan surat rekomendasi untuk revitalisasi atau perbaikan kepada dinas terkait.

Ia juga telah mengadakan rapat dengan seluruh organisasi pemerintah daerah (OPD) Kabupaten Karawang untuk membahas masalah ini.

"Dihadiri oleh PUPR, PRKP, Kesbangpol semuanya. Surat kita sudah diterima hari Rabu dimasukan, hari Kamis diakomodir, sekarang sudah ada di bagian bangunan artinya sudah diakomodir tinggal pelaksanaannya," ungkap Dede Tarsia.

Baca Juga: Sukses Terapkan ETLE Mobile, Polres Karawang Tindak Ribuan Pelanggar Lalu Lintas

Selain itu, Dede Tarsia juga mengatakan bahwa pihak kecamatan akan bekerja sama dengan pihak desa dan karangtaruna desa setempat untuk mensosialisasikan serta memberikan pengertian kepada para pedagang yang berada di sekitar area Monumen Kebulatan Tekad.

Mereka diminta untuk mengosongkan lokasi tersebut sebelum tanggal 10 Agustus, karena pada tanggal tersebut direncanakan akan dilakukan pengecatan ulang.

"Kewajiban kita dengan Pak MP koordinasi dengan pihak desa dan karangtaruna desa untuk memberikan pengertian kepada para pedagang di dalam maupun yang menempel di pagar mereka. Tanggal 10 harus sudah kosong, karena dari tanggal 10 sampai 12 akan dilakukan pengecatan. Kami berharap semuanya berjalan lancar," tegasnya.

Baca Juga: Yayasan Terjang Jawa Barat Gelar FGD bagi Pasien TB RO di RSKP Karawang

Semua pihak berharap bahwa langkah-langkah ini akan membantu mengembalikan kejayaan Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok sebagai lambang penting perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Dengan perbaikan yang direncanakan, semoga tugu bersejarah ini akan kembali menjadi tempat yang layak untuk merayakan momen bersejarah dan menghormati perjuangan para pahlawan. ***