POJOKSATU.id, KARAWANG – Menyambut bulan suci Ramadan, Forum Aktivis Islam (FAIS) Karawang mengapresiasi Surat Edaran (SE) Bupati Karawang yang mengatur penutupan Tempat Hiburan Malam (THM), peredaran minuman keras (miras), dan prostitusi selama Ramadan.

Namun, FAIS menegaskan bahwa kebijakan tersebut seharusnya tidak hanya berlaku selama Ramadan, melainkan diberlakukan secara permanen.

Ketua FAIS Karawang, Ustadz Sunarto, menyampaikan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan para aktivis untuk memastikan masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk dan tanpa gangguan dari hal-hal negatif.

Sebelum sempat melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Karawang, SE Bupati yang mengatur pembatasan THM dan miras telah diterbitkan.

Baca Juga: FPI dan Forum Aktivis Islam Karawang Desak Penutupan Tempat Ibadah Ilegal di Cibalongsari

“Kami sangat mengapresiasi langkah Bupati Karawang yang telah mengeluarkan SE ini. Ini adalah harapan kami agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang. Namun, kami berharap aturan ini tidak hanya berlaku selama Ramadan, tetapi seterusnya. Karawang harus bersih dari THM, prostitusi, dan miras,” ujar Ustadz Sunarto, Rabu (19/2/2025).

Lebih lanjut, Sunarto juga menanggapi poin keenam dalam SE tersebut yang melarang aksi sweeping oleh masyarakat atau ormas. Ustadz Sunarto menegaskan bahwa pihaknya akan mematuhi aturan tersebut dan menyerahkan penegakan hukum kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Namun, ia menekankan bahwa pengawasan tetap akan dilakukan dengan ketat.

“Kami mengajak seluruh aktivis dan ormas di Karawang untuk memantau pelaksanaan SE ini. Jika ada pelanggaran dan tidak ada tindakan dari APH setelah laporan diajukan, kami akan melakukan koordinasi lebih lanjut. Jika masih tidak ada tindakan, kami akan menggelar musyawarah bersama untuk menentukan langkah berikutnya,” tegasnya.

Baca Juga: Forum Aktivis Islam Karawang Kritik Pemkab: Pilih Pesta Ketimbang Dzikir Malam Tahun Baru

Sebagai penutup, Ustadz Sunarto berharap Ramadan tahun ini bisa menjadi yang terbaik bagi masyarakat Karawang dan semakin mendekatkan mereka kepada nilai-nilai keislaman.

“Semoga Ramadan kali ini membawa berkah bagi kita semua. Mari kita jaga kesucian bulan suci ini dan berharap Karawang menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya. ***