POJOKSATU.id, KARAWANG - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, drg. Putih Sari, menyoroti masih adanya berbagai persoalan layanan kesehatan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia meminta masyarakat ikut aktif mengawasi sekaligus mendesak agar fasilitas kesehatan memperbaiki kualitas pelayanan.
Dalam kegiatan sosialisasi JKN bertema “Gotong Royong, Semua Tertolong” di Aula Anggadita, Putih Sari menyebut program yang sudah berjalan lebih dari satu dekade itu belum sepenuhnya berjalan mulus. Kelengkapan sarana kesehatan, menurutnya, masih menjadi pekerjaan rumah besar di banyak daerah.
“Kami di Komisi IX terus mendorong perbaikan agar masyarakat makin mudah mendapatkan layanan medis tanpa harus berbelit,” ujar Putih Sari saat menyampaikan materi, Kamis (4/11/2025).
Ia juga mengingatkan peserta JKN agar tidak ragu melaporkan jika menemukan pelayanan tidak sesuai aturan, termasuk dugaan diskriminasi atau penolakan pasien. Menurutnya, laporan masyarakat menjadi bahan penting bagi BPJS Kesehatan untuk mengevaluasi rumah sakit atau klinik yang nakal.
Baca Juga: Peduli Sesama, Kodim 0604 Karawang Donor Darah Bareng Persit
“Kalau ada Faskes yang mempersulit, menarik biaya tambahan atau memperlakukan pasien tidak adil, laporkan. Itu bisa jadi dasar evaluasi hingga pemutusan kerja sama,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Anggadita, Asep Wahyudi, mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Ia menilai pemahaman warga soal manfaat JKN semakin meningkat, terutama bagi masyarakat yang dulu takut berobat karena terkendala biaya.
“Sekarang warga jauh lebih terbantu. Dulu banyak yang menunda ke dokter karena biaya mahal, tapi sejak ada JKN, akses pengobatan jadi lebih mudah,” kata Asep. ***




