POJOKSATU.id, KARAWANG - Belajar tentang dunia jurnalistik bukanlah hal lazim bagi sebagian siswa-siswi di SMAN 1 Rawamerta. Namun, hal ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang memiliki minat kuat untuk mengenal lebih dalam dunia jurnalistik.

Dalam sebuah sesi pembelajaran, wartawan senior, N. Hartono, yang akrab disapa Romo, menjelaskan bahwa jurnalistik adalah ilmu di mana seseorang dapat menyebarkan informasi atau berita tentang sebuah peristiwa atau kejadian yang sedang atau telah terjadi.

"Orang yang secara rutin melakukan pekerjaan jurnalistik ini, biasa disebut sebagai Jurnalis atau wartawan. Selain dapat meningkatkan wawasan, mereka juga bisa memperluas jaringan relasi yang luas," ungkap Romo, saat memberikan materi Jurnalistik di hadapan Tim Redaksi Jurnalistik Smanesta, beberapa waktu lalu.

Romo menekankan bahwa langkah selanjutnya untuk menjadi seorang jurnalis adalah dengan banyak membaca dan menggali berbagai informasi serta membangun minat literasi.

Baca Juga: UBP Karawang Sosialisasikan Kampus Melalui Kegiatan NGABASO

"Coba banyak membaca untuk membangun minat literasi, agar pengetahuan kalian lebih banyak dari orang lain. Hal ini juga merupakan salah satu cara menjadi seorang jurnalis. Tidak heran jika seorang jurnalis dianggap serba tahu. Mereka sudah mengetahui banyak hal lebih dulu," tutur Romo dengan penuh semangat.

Inisiatif para siswa-siswi SMAN 1 Rawamerta, lanjut Romo, juga didukung oleh Kepala Sekolah DR. Epul Saepul, M.P.d., yang turut menambah semangat para siswa di SMAN 1 tersebut.

Romo merasa bangga melihat antusiasme para siswa dalam mengembangkan diri dan menggali pengetahuan baru untuk belajar jurnalistik bersama seorang wartawan senior seperti dirinya.

Baca Juga: Lapas Kelas II A Karawang Bagikan Takjil untuk Pengendara

"Hal ini juga menjadi langkah awal yang baik bagi mereka yang berminat mengeksplorasi karir di bidang jurnalistik. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Epul yang senantiasa bersinergi dengan kalangan jurnalis di Kabupaten Karawang," ucap Romo di akhir penyampaian materi jurnalistiknya. ***