POJOKSATU.id, KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Maslani. Pemerintah Kabupaten Karawang mengklaim terus mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk kepentingan masyarakat dengan prinsip efektif dan tepat sasaran.
Menurut Aep, salah satu fokus utama pemerintah daerah adalah penyediaan hunian layak bagi warga kurang mampu. Sepanjang periode berjalan, sebanyak 2.870 unit rumah tidak layak huni telah direalisasikan menjadi rumah layak huni.
Ia menyebut, konsistensi pengelolaan keuangan daerah juga membuahkan hasil. Kabupaten Karawang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut pada 2025. Raihan tersebut dinilai menjadi indikator tata kelola keuangan yang semakin baik.
Tak hanya itu, sepanjang tahun terakhir Karawang mencatatkan 33 penghargaan dari tingkat provinsi hingga nasional. Capaian tersebut disebut sebagai tren positif yang menunjukkan komitmen daerah dalam inovasi dan peningkatan kinerja pemerintahan.
Baca Juga: Pengusaha Muda Karawang Tio Gabung PSI, Langsung Jadi Bendahara
Di sektor infrastruktur, seluruh proyek fisik yang direncanakan pada 2025 diklaim telah rampung. Pemerintah daerah melakukan rehabilitasi terhadap 38 sekolah sekaligus peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Selain pendidikan, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas. Pemeliharaan jalan dilakukan sepanjang lebih dari 1,18 juta meter. Tercatat pula pelebaran jalan menuju standar nasional, penggantian 42 jembatan, rehabilitasi 14 jembatan, serta pembangunan 17 jembatan baru.
Sejumlah proyek strategis juga telah diresmikan, di antaranya Jembatan Bakan Tambun Ciselang, Gedung IGD RSUD Karawang, Stadion Singaperbangsa, serta Pasar Cibuaya. Pembangunan GOR Panatayudha dan underpass Gorowong juga masuk dalam agenda prioritas pemerintah daerah.
Ke depan, Aep menegaskan pihaknya akan memprioritaskan penataan jalur transportasi guna memperlancar mobilitas ekonomi masyarakat serta memperkuat ekosistem industri. Hal itu dinilai penting mengingat Karawang merupakan salah satu kawasan industri strategis di Jawa Barat.
Dalam bidang pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Karawang pada 2024 tercatat di angka 73,82. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan menjadi 74,6 pada 2025 dan mengklaim target tersebut telah tercapai.
Baca Juga: Bupati Karawang Sudah Minta Izin Kementerian PU untuk Perbaikan Jalan Interchange Barat dan Timur
Aep mengatakan peningkatan IPM menjadi landasan untuk memperkuat kualitas layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan sosial. Ia juga menegaskan komitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan di berbagai sektor.
“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan. Kami ingin Karawang semakin maju, sektor pertanian semakin kuat sebagai lumbung padi, layanan kesehatan membaik, serta fasilitas publik semakin tertata,” ujar Aep, Minggu, 22 Februari 2026.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat selama masa kepemimpinannya. Menurutnya, pembangunan daerah tidak bisa berjalan tanpa partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Yang masih kurang akan kami tingkatkan. Yang sudah baik akan kami jaga dan sempurnakan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Karawang menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, pembangunan berkelanjutan, serta pelayanan publik yang lebih berkualitas ke depan. ***




