POJOKSATU.id, KARAWANG – SDN Kutajaya 3 di Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, kini menjadi sorotan lantaran kondisi fisiknya yang kian mengkhawatirkan. Dinding yang penuh retakan dan atap yang nyaris ambruk membuat bangunan sekolah ini dinilai tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Sejumlah ruang kelas terlihat rusak parah. Material bangunan mulai rapuh, tiang plafon lapuk, hingga genteng yang rawan jatuh sewaktu-waktu. Situasi ini makin mengundang rasa cemas, apalagi saat musim hujan tiba dengan disertai angin kencang.
Guru, siswa, hingga orang tua murid mengaku was-was setiap hari. Selain mengganggu kenyamanan belajar, kondisi tersebut juga mengancam keselamatan warga sekolah.
Camat Kutawaluya, Arta, SH., langsung meninjau lokasi pada Selasa (6/8/2025) setelah menerima laporan dari Kepala Desa Kutajaya. “Begitu mendapat laporan, saya bersama kasi kesos dan staf turun ke lapangan. Memang keadaannya memprihatinkan,” ungkap Arta.
Menurutnya, banyak bagian sekolah yang sudah tidak layak pakai. “Atap, tembok, tiang plafon, hingga kayu penyangga sudah rapuh. Risiko material jatuh sangat tinggi dan bisa membahayakan,” tegasnya.
Baca Juga: Revitalisasi SMPN 1 Satap Tirtajaya Karawang Telan Anggaran Setengah Miliar
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang, Yanto, M.Pd., memastikan bahwa SDN Kutajaya 3 sudah terdaftar dalam program prioritas perbaikan pada tahun anggaran 2026. “Sekolah tersebut memang menjadi salah satu fokus pembangunan kami di 2026,” kata Yanto.
Meski sudah masuk daftar prioritas, ia mengakui bahwa situasi darurat ini memerlukan langkah antisipasi lebih cepat. “Keselamatan siswa dan guru tetap harus dijaga sambil menunggu proses perbaikan,” tambahnya. ***




