POJOKSATU.id, KARAWANG - Dalam semangat kepedulian terhadap anak-anak yatim, tim Unit Tipikor Satreskrim Polres Karawang melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Salaamul Ghouts di Dusun Krajan 2, Desa Tegal Sawah, Kecamatan Karawang Timur pada Rabu 1 November 2023.
Dalam kunjungan ini, anggota dari Unit Tipikor Satreskrim Polres Karawang memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu yang tinggal di Ponpes Salaamul Ghouts.
Aipda Solikhin SH, anggota Tipikor Satreskrim Polres Karawang, menjelaskan, "Alhamdulillah, kedatangan kami ke Ponpes ini disambut baik oleh seluruh santri dan para pengurus Ponpes."
Dari puluhan santri yang ada, sebanyak 30 anak yatim mendapatkan santunan dari petugas Unit Tipikor Polres Karawang. Solikhin menambahkan, "Totalnya ada 30 anak yatim yang kami beri santunan."
Baca Juga: Warga Karawang Kirim Keranda Mayat untuk Bupati Cellica Nurrachadiana
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari pimpinan Unit Tipikor Satreskrim Polres Karawang. Solikhin menyatakan, "Melalui kegiatan ini, kami mewakili pimpinan dari Unit Tipikor Polres Karawang memberikan bantuan santunan kepada anak-anak yatim. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat, dan kami berencana untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di masa mendatang."
Pada kesempatan tersebut, Solikhin juga memohon doa kepada Pimpinan Ponpes dan para santri untuk Polri, khususnya Polres Karawang Polda Jabar, agar selalu diberikan kesehatan dan perlindungan dalam menjalankan tugas mereka untuk melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat Kabupaten Karawang.
Baca Juga: Api Masih Berkobar, Kebakaran TPA Jalupang Karawang Sulit Dipadamkan
Ustadz Surya Ashar, pimpinan Ponpes, menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran personel Polres Karawang, terutama dari Unit Tipikor Satreskrim Polres Karawang.
Ia menjelaskan bahwa Ponpes yang didirikan pada tahun 2014 ini dihuni oleh lebih dari 200 santri, dan bantuan berupa santunan ini sangat dihargai.
"Kami selaku pimpinan Ponpes sangat mengapresiasi Polres Karawang dan mengucapkan ribuan terima kasih," ujarnya. ***




