POJOKSATU.id, KARAWANG – Sebuah keluarga di Dusun Rawabambu RT 06/06, Desa Sindangmulya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, hidup dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Dalam satu rumah, empat orang anggota keluarga terbaring sakit tanpa ada yang bisa bekerja, sehingga hanya bergantung pada kebaikan warga sekitar.

Kepala keluarga bernama Ujang (62) sudah lima tahun menderita stroke dan tidak mampu berjalan. Istrinya, Acih (60), juga mengalami sakit serupa hampir tiga tahun terakhir hingga hanya bisa berbaring di tempat tidur.

Penderitaan keluarga ini semakin berat setelah anak perempuan mereka, Odah (31), pulang dari Arab Saudi. Bukannya membawa kebahagiaan, Odah justru mengalami depresi berat ketika melihat kondisi kedua orang tuanya yang terbaring lemah.

Tidak hanya itu, keponakan Acih, Rumsih (32), yang tinggal bersama mereka, juga sakit stroke dan mengalami gangguan mental. Akibatnya, satu rumah dihuni oleh empat orang yang sama sekali tidak berdaya dan tidak memiliki penghasilan.

Baca Juga: 38 Sekolah di Karawang Ikuti Cerdas Cermat Sejarah Lokal

Sebelumnya, Ujang masih berusaha berkeliling desa untuk meminta bantuan demi makan sehari-hari. Namun, kondisi fisiknya kini semakin parah sehingga ia sudah tidak mampu keluar rumah lagi.

Sementara itu, anak laki-laki Ujang bernama Andri justru meninggalkan rumah bersama istrinya tanpa memberi kabar, meninggalkan keluarganya yang tengah kesulitan.

“Untuk makan saja kami kesusahan. Kami sudah tidak mampu apa-apa lagi. Tolonglah kami,” ungkap Ujang lirih sambil menahan tangis, Rabu (27/08/2025).

Warga sekitar yang ikut prihatin berharap pemerintah desa hingga kabupaten segera mengambil langkah nyata. Mereka mendorong agar Pemerintah Desa Sindangmulya melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang agar keluarga ini mendapatkan bantuan medis, pangan, serta perlindungan sosial yang layak. ***