POJOKSATU.id, KARAWANG - Enam sarang prostitusi online dan tempat mesum di kawasan perkotaan Karawang diobrak-abrik oleh Satpol PP bersama tim gabungan TNI-Polri pada Kamis, 6 Juni 2024, tengah malam.
Dari enam lokasi tersebut, tim mendapati 25 pasangan di luar nikah dan tiga perempuan yang ditinggalkan oleh pasangan mereka.
Lokasi-lokasi yang menjadi sasaran operasi ini antara lain SQ Residence, JM Guest House, Mahkota Residence, Hotel Permata Ruby, Wisma 9, dan Columbus.
Berdasarkan pantauan, operasi dimulai pada pukul 23.45 WIB. Tim gabungan menyisir satu per satu tempat yang disinyalir sebagai sarang prostitusi dan aktivitas mesum.
Baca Juga: Gerakan Taruna Indonesia Dukung Acep Jamhuri Jadi Calon Bupati Karawang dari Partai Demokrat
Hasilnya, sebanyak 53 orang terjaring dalam operasi tersebut. Mereka umumnya tertangkap basah sedang bersama pasangan yang bukan suami atau istri mereka.
Kasatpol PP Karawang, Basuki Rahmat, melalui Plt Kabid PPUD, Adi Firmansyah, menjelaskan bahwa operasi tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas).
"Kami menerima pengaduan dan informasi dari masyarakat mengenai adanya lokasi yang menjadi sarang prostitusi online dan aktivitas mesum. Dari informasi tersebut, kami melakukan penelusuran hingga akhirnya melakukan operasi ini," ujar Adi kepada media, Jumat, 7 Juni 2024.
Baca Juga: Ini Pesan Ketum Tim Gina Ade Swara Jelang Pilkada Karawang 2024
Dari 53 orang yang terjaring, 25 di antaranya adalah pasangan di luar nikah, dan tiga orang lainnya adalah perempuan yang ditinggalkan pasangan mereka di hotel. Semua yang terjaring dalam operasi tersebut dibawa ke Mako Satpol PP Karawang untuk dilakukan pembinaan.
"Kami melakukan pembinaan dengan memanggil orang tua mereka dan membuat pernyataan tertulis," tambah Adi.
Adi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan aktivitas prostitusi dan perbuatan mesum di Karawang terus berlangsung. "Operasi serupa akan terus kami lakukan," tegasnya. ***




