POJOKSATU.id, KARAWANG – Kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Jami Nurul Huda, Lingkungan Rawabagi, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, resmi ditutup pada Sabtu (14/3/2026).
Sebanyak 105 santri dinyatakan berhasil menuntaskan seluruh rangkaian pembelajaran dan berhak menerima sertifikat kelulusan dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).
Sekretaris DKM Masjid Jami Nurul Huda yang juga menjabat sebagai Ketua RW 16 Rawabagi, Ferdiansyah, mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat para santri yang mampu mengikuti program hingga tuntas.
Menurutnya, kegiatan Sanlat tahun ini merupakan angkatan kelima sejak program tersebut digagas oleh pengurus DKM setempat.
“Alhamdulillah, tahun ini adalah angkatan kelima. Kami sangat bangga melihat konsistensi anak-anak yang mengikuti kegiatan ini, mulai dari tingkat PAUD hingga kelas 6 SD,” kata Ferdiansyah saat dihubungi, Sabtu (14/3/2026).
Ia menjelaskan, antusiasme masyarakat terhadap program pesantren kilat tahun ini meningkat signifikan. Peserta tidak hanya berasal dari Lingkungan Rawabagi, tetapi juga dari sejumlah kawasan perumahan di sekitarnya.
Baca Juga: Wakapolri Puji Inovasi Pelayanan Mudik di Pos Terpadu KM 57 Karawang
Beberapa di antaranya berasal dari Perumahan TPA, Perum Asri, hingga Perum Green Side yang turut mengirimkan anak-anak mereka untuk mengikuti pembinaan keagamaan selama Ramadan.
Dari total 120 pendaftar di awal kegiatan, sebanyak 105 santri berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian program yang diselenggarakan oleh DKM Masjid Jami Nurul Huda.
Selama penutupan kegiatan, para santri juga menampilkan kemampuan mereka di hadapan orang tua dan tamu undangan.
“Mereka tampil berani menunjukkan hafalan surat-surat pendek, doa harian, serta pemahaman tentang rukun Islam dan rukun iman di depan para orang tua,” ujarnya.
Ferdiansyah juga menyoroti kehadiran sejumlah tokoh daerah yang turut menghadiri kegiatan penutupan tersebut, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, serta Lurah Palumbonsari, Indra Sudrajat.
Baca Juga: Lurah Palumbonsari Apresiasi Pesantren Kilat Ramadan di Masjid Jami Nurul Huda
Menurutnya, kehadiran para tokoh tersebut memberikan motivasi bagi pengurus DKM maupun para santri untuk terus menghidupkan kegiatan keagamaan di lingkungan Rawabagi.
Sebagai bagian dari rangkaian penutupan acara, panitia juga menyalurkan santunan kepada 45 anak yatim piatu di lingkungan setempat.
Ferdiansyah menyebutkan, dana santunan tersebut berasal dari donasi para jemaah Masjid Jami Nurul Huda serta dukungan dari keluarga Ketua DPRD Karawang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jemaah dan Ketua DPRD beserta keluarga yang telah memberikan dukungan luar biasa. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi adik-adik yatim di lingkungan kami,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh donasi telah disalurkan secara amanah sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. ***




