POJOKSATU.id, KARAWANG – Arus mudik Lebaran 2026 di jalur Pantura Karawang mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Ribuan pemudik yang menggunakan sepeda motor terpantau memadati ruas Jalan Baru Lingkar Luar hingga kawasan Flyover Lamaran sejak Rabu malam (18/3/2026).
Dari pantauan di atas Jembatan Layang Lamaran, arus kendaraan tampak mengular tanpa putus. Lampu-lampu motor yang menyala serempak menciptakan pemandangan bak lautan cahaya yang bergerak perlahan menuju arah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Volume kendaraan roda dua terlihat mendominasi dibandingkan kendaraan roda empat. Bahkan dalam hitungan detik, puluhan hingga ratusan sepeda motor melintas secara bersamaan di titik tersebut.
Kondisi ini membuat Flyover Lamaran menjadi salah satu simpul kepadatan paling mencolok di wilayah Karawang. Arus kendaraan dari arah Tanjungpura dan Jalan Baru bertemu di titik ini, sehingga memicu perlambatan laju kendaraan.
Baca Juga: Komisi III DPR Bakal Kawal Kasus Andrie Yunus, Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras
Jika dihitung secara kumulatif, jumlah pemudik yang melintas dalam waktu singkat mencapai ribuan orang. Fenomena ini menciptakan kesan “semut hitam” yang tak terputus di sepanjang jalur Pantura.
Sejumlah faktor disebut menjadi pemicu tingginya volume kendaraan pada malam hari. Selain untuk menghindari panas siang hari, banyak pemudik memilih berkendara malam karena dinilai lebih nyaman dan lancar.
Di sisi lain, penggunaan sepeda motor masih menjadi pilihan utama masyarakat karena dinilai lebih fleksibel dan ekonomis, meskipun risiko keselamatannya relatif lebih tinggi dibandingkan moda transportasi lain.
Baca Juga: Ini Batas Waktu Pencairan TPG THR Guru 2026, Pemda Wajib Tahu
Petugas kepolisian yang bersiaga di Pos Pengamanan (Pospam) Lamaran terus melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan parah di titik pertemuan arus.
Salah satu petugas di lokasi menyebutkan bahwa lonjakan kendaraan pada malam ini tergolong cukup tinggi dibanding hari sebelumnya.
“Kami mencatat peningkatan arus yang cukup signifikan. Kami imbau pemudik tetap menjaga jarak aman dan tidak memaksakan perjalanan jika kondisi tubuh sudah lelah,” ujarnya.
Selain itu, pemudik juga diminta memanfaatkan rest area maupun titik istirahat yang tersedia di sepanjang jalur Pantura Karawang untuk menjaga kondisi fisik tetap prima.
Baca Juga: RESMI! Tambahan Satu Bulan TPG Masuk Komponen THR Guru 2026, Ini Aturannya
Dari sisi cuaca, kondisi di wilayah Karawang terpantau cerah berawan. Meski demikian, pengendara tetap diminta waspada terhadap potensi gangguan seperti debu jalanan dan hembusan angin kencang, terutama saat melintasi jalur terbuka.
Arus mudik diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, seiring mendekatnya puncak perayaan Idulfitri. ***




