POJOKSATU.id, KARAWANG – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Karawang (AMK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Karawang, Rabu (10/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa mendesak pemerintah segera menutup permanen Theatre Night Mart (TNM) yang berada di kawasan Tuparev, Karawang.

Massa datang dengan membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan agar pemerintah daerah mengambil langkah tegas terhadap tempat hiburan malam yang belakangan menjadi sorotan publik.

Perwakilan AMK menegaskan bahwa tuntutan mereka bukan sekadar penutupan sementara. Mereka meminta pemerintah mencabut izin operasional TNM sehingga tidak lagi beroperasi di Karawang.

Menurut mereka, pemerintah harus segera memberikan kepastian terkait nasib tempat hiburan tersebut agar polemik yang berkembang di masyarakat tidak terus berlanjut.

Aksi yang berlangsung di kompleks Pemda Karawang itu juga mendapat perhatian DPRD Karawang. Ketua DPRD Karawang, Endang Sodikin, mengatakan pihaknya akan terus mengawal aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam aksi tersebut.

Baca Juga: Bapemperda DPRD Jabar Dorong Ranperda Baru, Sesuaikan Produk Hukum Daerah dengan Perubahan Regulasi Nasional

Endang menyebut DPRD sebelumnya telah mengeluarkan rekomendasi penutupan Theatre Night Mart dan telah menyampaikannya kepada pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Selain menyoroti TNM, massa juga meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap tempat hiburan malam lainnya yang dianggap berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Mereka menilai pengawasan tidak boleh hanya terfokus pada satu lokasi, tetapi harus dilakukan secara menyeluruh agar persoalan serupa tidak kembali muncul di kemudian hari.

Baca Juga: Pertamax Naik 32 Persen, Menkeu Purbaya Sarankan Nanya ke Bahlil Soal Persentase Kenaikan

Hingga saat ini masyarakat masih menunggu langkah resmi dari Pemerintah Kabupaten Karawang terkait rekomendasi penutupan Theatre Night Mart. Desakan warga yang terus menguat ditambah dukungan dari DPRD membuat perhatian publik kini tertuju pada keputusan yang akan diambil pemerintah daerah dalam waktu dekat.

Apakah TNM akan benar-benar ditutup permanen atau masih harus menunggu proses lebih lanjut, kini menjadi pertanyaan yang terus bergulir di tengah masyarakat Karawang. ***