POJOKSATU.id, KARAWANG – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, DRG. Putih Sari, kembali mengangkat Program Makan Bergizi Gratis (MBg) sebagai isu utama dalam kegiatan sosialisasi bersama mitra kerja di Desa Sukamerta, Kecamatan Rawamerta, Karawang, Jumat (14/11/2025).
Program unggulan tersebut disampaikan sebagai langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Putih Sari menekankan bahwa MBg bukan sekadar program bantuan pangan, tetapi investasi jangka panjang yang dirancang Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk memperkuat masa depan bangsa. Menurutnya, pemenuhan gizi harus menjadi fondasi utama pembangunan manusia Indonesia.
Menghadapi kenyataan bahwa angka stunting masih menjadi pekerjaan rumah besar negara, Putih Sari menyebut Program MBg sebagai instrumen penting untuk memutus rantai permasalahan gizi.
“Pak Prabowo sangat serius memikirkan nasib generasi kita. Gizi anak-anak itu bukan hal yang bisa dianggap sepele. Kita ingin mereka tumbuh kuat, cerdas, dan tidak menjadi generasi yang lemah,” tegasnya di hadapan warga.
Ia menjelaskan bahwa kecukupan gizi merupakan syarat dasar untuk melahirkan Generasi Emas yang mampu bersaing secara global.
“Anak yang terpenuhi gizinya punya peluang lebih besar untuk berprestasi dan masuk berbagai profesi strategis di masa depan,” ujarnya.
Untuk itu, Putih Sari mendorong masyarakat agar mulai membangun pola pikir baru mengenai pentingnya makanan bergizi. Ia menilai masih banyak keluarga yang memprioritaskan rasa kenyang dibanding kecukupan nutrisi, sehingga kebiasaan ini perlu diubah secara bertahap.
Program MBg, lanjutnya, tidak hanya menyediakan makanan, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi agar keluarga terbiasa menerapkan pola makan seimbang.
Baca Juga: Putih Sari Ajak Warga Purwakarta Terapkan Pola Makan Bergizi Seimbang
“Gizi seimbang harus memperhatikan kearifan lokal, mencakup karbohidrat, protein hewani, dan protein nabati. Meski hidup sederhana, kebutuhan gizi anak-anak tetap harus diutamakan," jelas Putih Sari.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyambut baik pembentukan Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan menjadi lembaga khusus untuk memastikan tata kelola program berjalan efektif. Menurutnya, hadirnya BGN menunjukkan komitmen besar pemerintah terhadap perbaikan kualitas gizi masyarakat.
Di wilayah Rawamerta, Putih Sari mengungkapkan bahwa sudah ada tiga Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang mulai beroperasi untuk mendukung pelaksanaan MBg. Ia berharap kehadiran SPPG tersebut dapat mempercepat pemerataan layanan gizi di Karawang.
Sebagai penutup, ia meminta dukungan penuh warga agar program nasional ini dapat berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Kami mohon doa dan dukungan semuanya. Bila masih ada yang belum mendapatkan layanan, harap bersabar. Setiap program pasti memiliki tantangan, tapi pemerintah terus memperbaiki agar MBg berjalan semakin baik,” pungkasnya. ***




