POJOKSATU.id, KARAWANG – Aktivitas proyek pembangunan milik PT Visindo Maju Sejahtera di Dusun Cisalak Utara, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, menuai sorotan warga.

Pasalnya, proyek tersebut diduga menjadi penyebab banjir lumpur yang merendam permukiman dan menyumbat saluran air, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Warga menyebut, air bercampur lumpur meluap hingga masuk ke dalam rumah-rumah, mengakibatkan kerugian material serta mengganggu aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Ketua DPRD Karawang Minta RSUD Gratiskan Parkir untuk PSM, Honor Kecil Tugas Besar

Kondisi ini memicu keresahan warga yang merasa dampak lingkungan dari proyek tidak ditangani dengan baik.

Tak hanya persoalan banjir, warga juga mengeluhkan adanya dugaan intimidasi oleh oknum yang disebut-sebut terkait dengan pihak proyek.

Hal itu mencuat setelah unggahan seorang warga berinisial KS viral di media sosial lokal.

Dalam unggahannya, KS mengaku keluarganya mengalami tindakan kekerasan saat mencoba menghentikan aktivitas proyek.

Baca Juga: Gelap dan Berlubang, KNPI Minta Dedi Mulyadi Tinjau Jembatan Karawang-Bekasi

“Oknum preman yang disuruh oleh proyek tersebut membenturkan kepalanya ke orang tua saya saat berusaha menghentikan proyek karena lumpur terus meluap ke pinggiran rumah,” tulisnya.

Warga mengaku telah melaporkan persoalan tersebut ke berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga aparat kepolisian seperti Polsek Telukjambe Barat dan Polres Karawang.

Namun hingga kini, warga menilai belum ada langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Baca Juga: 17 Desa di Karawang Dapat Bantuan Truk Agrinas, Dorong Koperasi Lebih Produktif

Merasa tidak mendapatkan kepastian, warga akhirnya meminta perhatian langsung dari Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, serta tokoh masyarakat Jawa Barat untuk turun tangan memediasi konflik.

Saat ini, situasi di Desa Margakaya disebut masih mencekam. Warga terdampak mengaku khawatir akan adanya potensi intimidasi lanjutan.

Mereka berharap pemerintah segera mengevaluasi izin pembangunan PT Visindo Maju Sejahtera apabila terbukti mengabaikan dampak lingkungan dan melakukan tindakan yang merugikan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Visindo Maju Sejahtera belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan banjir lumpur maupun tudingan intimidasi terhadap warga. ***