POJOKSATU.id, KARAWANG – Kerusakan parah pada ruas Jalan Syeh Quro di Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, kembali menyita perhatian publik. Kondisi jalan yang dipenuhi lubang besar dan genangan air itu kini viral di media sosial setelah warga melakukan aksi protes tak biasa.

Sebagai bentuk sindiran keras, warga menanam pohon pisang tepat di tengah lubang jalan. Aksi tersebut menjadi simbol kekecewaan masyarakat atas kondisi infrastruktur yang tak kunjung diperbaiki, meski dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Momen ini diunggah akun media sosial INFO TELAGASARI (INTEL) pada Jumat (9/1/2025). Dalam foto yang beredar, terlihat pohon pisang berdiri mencolok di badan jalan yang rusak, seolah menjadi “rambu darurat” bagi pengendara yang melintas.

Unggahan tersebut disertai narasi berbahasa Sunda bernada satir, yang menyiratkan bahwa jalan tersebut seolah tinggal menunggu pohon pisang berbuah. Warga juga mengingatkan pengendara agar ekstra waspada, terutama pada malam hari karena kondisi jalan sulit terlihat dan rawan kecelakaan.

Aksi unik namun memprihatinkan itu langsung memantik reaksi luas dari warganet. Banyak pihak mempertanyakan kinerja instansi terkait, khususnya dinas teknis yang dinilai lamban menangani kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama.

Baca Juga: Staf Khusus KASAD Tinjau UMKM Opak di Karawang

Akun media sosial Kuswa Hidayat secara terbuka mendesak UPTD PUPR Wilayah IV Telagasari untuk segera turun tangan. Ia menyebut kondisi jalan tersebut sudah keterlaluan dan tak layak dibiarkan lebih lama.

Ironi semakin terasa setelah warganet lain mengungkapkan bahwa lokasi jalan rusak itu berada tak jauh dari kantor desa. Fakta ini memperkuat kritik publik bahwa persoalan tersebut seharusnya mudah terpantau dan segera ditangani.

Komentar lain datang dari Nandang Mardiana, yang menilai kerusakan di titik tersebut bukan masalah baru. Menurutnya, perbaikan yang dilakukan sebelumnya hanya bersifat tambal sulam dan tidak menyentuh akar persoalan, yakni kondisi gorong-gorong di bawah jalan.

Aksi penanaman pohon pisang ini pun menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kabupaten Karawang. Warga berharap ada perbaikan permanen, bukan sekadar solusi sementara, mengingat Jalan Syeh Quro merupakan jalur yang cukup padat dilalui kendaraan setiap hari.

Jika dibiarkan, kondisi jalan berlubang dan tergenang air ini bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan banyak pihak. ***