POJOKSATU.id, KARAWANG – Seorang pria berinisial HS membuat geger salah satu perumahan elit di Karawang dengan aksinya yang nekat menyerang rumah seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial D.
Insiden yang terjadi pada siang hari tersebut diduga bermotif dendam pribadi, di mana HS menuduh oknum ASN tersebut merusak rumah tangganya.
HS tiba di lokasi dengan mengendarai mobil, dibantu oleh seorang rekannya. Mereka kemudian melakukan serangan dengan menembakkan kembang api ke arah rumah dua lantai milik D.
Baca Juga: Kejadian Mengerikan! Warga Batujaya Karawang Kejar Pocong Berkeliaran di Kampung
Beberapa kali kembang api meledak di depan rumah, menimbulkan suara keras dan kilatan cahaya yang mengejutkan warga sekitar. Namun, tidak ada satu pun tetangga yang berani keluar rumah.
Salah satu penghuni rumah terlihat membuka gorden dan mengintip ke bawah, namun tidak berani melawan. Situasi mencekam ini berlangsung beberapa menit, sebelum HS dan rekannya meninggalkan lokasi tanpa ada tindakan dari warga.
Dalam keterangannya kepada media, HS dengan tegas mengecam perilaku oknum ASN tersebut, yang menurutnya telah mengganggu istrinya sejak 2022. HS mengklaim memiliki bukti dan saksi yang kuat atas dugaan perselingkuhan ini.
Baca Juga: Polisi dan Warga Klari Amankan Pelaku Pencurian di Kosan Karawang
"Saya mengecam perilaku pejabat berinisial D. Sudah banyak bukti dan saksi bahwa dia mengganggu istri orang dari tahun 2022 hingga 2023. Pemda harus bertindak tegas dengan memecat oknum ASN ini karena dia sudah merusak rumah tangga orang lain," ujar HS dengan penuh emosi, Minggu 6 Oktober 2024.
Tindakan nekat HS ini menambah panasnya isu perselingkuhan yang melibatkan oknum ASN di Karawang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, baik dari D maupun Pemda Karawang, mengenai tuduhan ini.
Serangan dengan kembang api yang dilakukan HS menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan soal bagaimana kasus ini akan ditangani. Masyarakat Karawang menunggu langkah tegas dari Pemda dalam menindak oknum ASN yang terlibat dalam skandal ini. ***




