POJOKSATU.id, KARAWANG - Sebuah kejadian mengejutkan terjadi kemarin di Pemakaman Mulia, Karawang.

Portal pintu belakang menuju makam orang tua ditutup dan digembok, menghalangi akses bagi masyarakat yang hendak melakukan ziarah, terutama menjelang perayaan Imlek.

Menurut Karyanto Kurniawan, seorang warga setempat yang keluarganya dimakamkan di Pemakaman Mulia, kejadian ini menimbulkan kebingungan bagi banyak orang.

"Kemarin tuh saya ziarah ke makam orang tua setahun sekalian karena Imlek, tapi saya kaget portal di pintu belakang ditutup digembok," ujarnya.

Baca Juga: KPU Karawang Siapkan Sanksi Tegas untuk PPS atau PPK yang Bermain Curang

Kurniawan menjelaskan bahwa keputusan untuk menutup portal tersebut diambil oleh pihak yang baru mengelola pemakaman tersebut.

"Saya sempat tanya kepada warga sekitar dan para pedagang, kok ditutup sekarang ya. Ternyata pemakaman ini sudah berganti kepemilikan, dari Mulia menjadi Alam Sari," tuturnya.

Dia menambahkan bahwa banyak masyarakat yang datang dari luar kota, seperti Bekasi, Cikarang, dan Purwakarta, terutama menjelang perayaan Imlek.

Baca Juga: Sekda Karawang Resmikan PTM Golden Tiger Galuh Mas

"Mereka kebingungan karena tidak bisa lewat mana lagi untuk menuju makam. Padahal, pemakaman Mulia ini sudah terkenal dan banyak dikunjungi," jelasnya.

Salah satu masalah yang diungkapkan oleh Kurniawan adalah terkait biaya yang diminta oleh seorang ibu kepada pengunjung yang hendak melewati jalan alternatif.

"Ada ibu yang meminta uang Rp5.000 kepada setiap pengunjung yang lewat. Padahal, kami sudah membayar iuran bulanan untuk kebersihan pemakaman," katanya.

Baca Juga: RSUD Jatisari Karawang Hadirkan Layanan Home Care Mesra, Pelayanan Kesehatan di Rumah Pasien

Kurniawan juga menyoroti kurangnya komunikasi antara pengurus pemakaman dengan warga sekitar.

"Tidak ada pemberitahuan sebelumnya tentang penutupan portal ini. Seharusnya, pihak pengurus bisa memberikan pemberitahuan atau alternatif lain bagi masyarakat yang akan berkunjung," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kurniawan menyampaikan keluhannya kepada pihak pengelola pemakaman.

"Saya sudah mencoba menyampaikan saran dan masukan kepada pengurus yang ada, namun sayangnya tidak ada tanggapan yang memuaskan. Kami berharap agar masalah ini segera ditangani dan akses ke pemakaman dapat dibuka kembali untuk masyarakat," pungkasnya.

Baca Juga: Protes Warga Desa Wancimekar Karawang Terkait Rencana Perluasan TPAS Jalupang

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola Pemakaman Mulia terkait penutupan portal tersebut. Diharapkan agar masalah ini segera diselesaikan demi kenyamanan dan keamanan masyarakat yang hendak melakukan ziarah ke pemakaman. ***