POJOKSATU.id, KARAWANG - Pondok Pesantren Baabul Khoir di Kelurahan Plawad, Karawang Timur, menjadi saksi momen penuh makna saat ratusan anak yatim piatu menerima santunan dalam rangka Gebyar Muharam 1447 H, Sabtu (5/7/2025).

Mengusung tema “10 Muharam sebagai Awal Kebangkitan Kepedulian Terhadap Anak Yatim Piatu”, kegiatan ini menyentuh hati para hadirin, mempererat semangat berbagi di tengah masyarakat.

Sebanyak 120 anak yatim piatu mendapat santunan langsung dari pihak pesantren, yang disambut dengan senyum bahagia dan sorak penuh haru dari anak-anak yang hadir.

Ketua panitia kegiatan, Toto Priyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan panggilan hati untuk lebih peduli.

“Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai pengingat, bahwa kepedulian terhadap anak yatim adalah tanggung jawab sosial kita semua,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam suksesnya acara ini.

Baca Juga: Warga Plawad Karawang Rayakan Kemenangan Ketua LPM Baru dengan Tradisi Unik: Borong Ikan Mas

“Tanpa dukungan dari para dermawan, kegiatan seperti ini tidak akan berjalan lancar. Semoga keberkahan selalu menyertai setiap kebaikan yang dibagikan,” tambah Toto.

Acara juga diisi dengan istigotsah bersama yang dipimpin langsung oleh Pimpinan Umum Pondok Pesantren Baabul Khoir, Acu Syamsuri, yang mengajak seluruh hadirin untuk merenung dan berdoa demi kebaikan bersama.

Suasana semakin hangat dengan hadirnya para alumni yang tergabung dalam HAMBA (Himpunan Alumni Ponpes Baabul Khoir). Silaturahmi dan reuni menjadi momen penuh keakraban, diwarnai tawa dan cerita masa lalu yang menghidupkan kembali kenangan indah saat nyantri dulu.

Acara Gebyar Muharam 1447 H ditutup dengan penuh kekhusyukan, meninggalkan pesan kuat akan pentingnya solidaritas dan empati sosial, khususnya terhadap anak-anak yang kehilangan figur orang tua sejak dini. ***