POJOKSATU.id, SUBANG – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan dan distribusi LPG 3 Kg di Kabupaten Subang masih aman dan berjalan normal.

Hal itu disampaikan setelah adanya peningkatan penggunaan LPG subsidi di wilayah Kecamatan Cipunagara dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pemantauan di lapangan pada Senin (22/6), tidak ditemukan kendala dalam penyaluran LPG 3 Kg. Masyarakat masih bisa mendapatkan gas subsidi melalui agen dan pangkalan resmi yang tersedia.

Pjs Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB, Dila Amanda Kenniza mengatakan peningkatan konsumsi LPG 3 Kg terjadi di Kecamatan Cipunagara.

Baca Juga: Gratis Masuk Museum Saat HUT Jakarta ke 499, Catat Jadwal dan Daftar Lokasinya Sebelum Kelewat

Menurutnya, kondisi cuaca yang panas dan minim hujan membuat sebagian petani membutuhkan lebih banyak air untuk mengairi sawah.

"Sebagian petani menggunakan pompa air berbahan bakar LPG 3 Kg untuk mengairi lahan pertanian mereka," ujar Dila.

Akibatnya, kebutuhan LPG 3 Kg di wilayah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa.

Meski demikian, Pertamina memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu pasokan LPG subsidi untuk masyarakat.

Pertamina terus memantau distribusi LPG 3 Kg di seluruh wilayah Subang agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Selain itu, Pertamina juga mengingatkan bahwa LPG 3 Kg merupakan barang subsidi yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu.

Baca Juga: Seminggu Ketemu Taufik Hidayat Rusak Mata Yuvita Lebih Dulu Biar Tak Bisa Melarikan Diri

Pengguna yang berhak antara lain rumah tangga, usaha mikro, nelayan sasaran, dan petani sasaran sesuai ketentuan pemerintah.

Karena itu, Pertamina mengajak masyarakat untuk menggunakan LPG subsidi sesuai peruntukannya agar manfaat subsidi dapat dirasakan oleh mereka yang berhak.

Dila menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan agen, pangkalan, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang untuk melakukan sosialisasi terkait penggunaan LPG 3 Kg subsidi.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat semakin memahami aturan penggunaan LPG subsidi dan menghindari penyalahgunaan.

"Pertamina bersama pemerintah daerah dan mitra distribusi terus melakukan edukasi agar LPG subsidi digunakan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Pertamina memastikan akan terus menjaga ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat serta mengawasi distribusi LPG subsidi agar tetap aman dan tepat sasaran. ***