POJOKSATU.id, KARAWANG – Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Galuh Berkarya terus membuka peluang kerja bagi tenaga terampil Indonesia untuk bekerja di Jepang. Pada periode Februari–April 2025, lembaga ini akan memberangkatkan 10 tenaga kerja yang telah menyelesaikan pelatihan dan lulus seleksi.
Koordinator LPK Galuh Berkarya, Timi Nurjaman, mengatakan bahwa para peserta telah mengantongi Sertifikat Keahlian Khusus (SSW/Tokutei Ginou) di bidang Kaigo (perawat lansia) dan Pengolahan Makanan di pabrik.
"Periode Februari–April 2025, kami sudah menyelesaikan pelatihan 10 orang. Mereka telah lulus seleksi dan akan segera diberangkatkan ke Jepang sebagai tenaga kerja di pabrik," kata Timi dalam keterangannya, Jumat (7/2/2025).
Menurutnya, sepanjang 2024, LPK Galuh Berkarya telah mengirimkan tiga peserta ke Jepang sebagai Kaigo. Sementara itu, pada 2025, jumlah peserta yang akan berangkat terus bertambah.
"Selain 10 orang yang akan berangkat pada Februari–April, awal Januari 2025 kami sudah mengirim dua orang. Lalu ada empat peserta yang lulus wawancara dan sedang bersiap berangkat, serta 13 orang lainnya yang sudah lulus seleksi dan diperkirakan berangkat antara Juni–Juli 2025," jelasnya.
Baca Juga: 200 Warga Karawang Dapat Kesempatan Magang ke Jepang
Timi menegaskan bahwa setiap calon pekerja yang akan diberangkatkan ke Jepang wajib menguasai bahasa Jepang dan memiliki sertifikat Japanese Foundation Test (JFT) atau Japanese Language Proficiency Test (JLPT). Selain itu, mereka juga harus menjalani pelatihan khusus untuk mendapatkan sertifikat SSW.
"Proses pelatihan biasanya memakan waktu 6–9 bulan. Mereka belajar bahasa, keahlian khusus sesuai kebutuhan pasar kerja, lalu mengikuti ujian sertifikasi JFT dan SSW. Jika tidak lulus di kesempatan pertama, peserta bisa mengikuti ujian ulang," paparnya.
LPK Galuh Berkarya berkomitmen mencetak lulusan terbaik agar mereka berhasil mendapatkan kontrak kerja di Jepang. Menurut Timi, kunci utama keberhasilan peserta adalah keseriusan dalam belajar dan konsistensi dalam mengikuti pelatihan.
"Kunci lulus tes kerja adalah keahlian mereka. Mereka harus benar-benar serius, ulet, dan konsisten agar bisa bekerja di Jepang," ujarnya.
Baca Juga: Komplotan Begal Motor di Karawang Diringkus Polisi
Selain menyediakan pelatihan berkualitas, LPK Galuh Berkarya juga memberikan kemudahan biaya bagi calon pekerja yang kurang mampu.
"Kami memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin bekerja di Jepang. Jika ada peserta yang kesulitan biaya, kami bisa menanggung sementara, dan mereka bisa mencicil biaya pelatihan setelah mulai bekerja di Jepang," tutupnya.
LPK Galuh Berkarya terus berupaya membuka lebih banyak peluang kerja bagi tenaga terampil Indonesia di luar negeri. Dengan program pelatihan yang berkualitas dan dukungan finansial bagi peserta, lembaga ini berharap dapat membantu lebih banyak tenaga kerja mewujudkan impian mereka bekerja di Jepang. ***




