POJOKSATU.id, KARAWANG – dr. Evie Ratna Dewi S.A, SH, MARS, resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang. Langkah ini menjadi sorotan publik, mengingat Evie adalah seorang perempuan dengan latar belakang profesional yang kuat. Ia dikenal sebagai dokter, praktisi hukum, dan ahli manajemen rumah sakit yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
Dalam keterangannya, Evie mengungkapkan motivasinya untuk maju sebagai calon Ketua Karang Taruna. Menurutnya, organisasi ini memiliki potensi besar dalam pemberdayaan masyarakat, terutama kaum muda.
“Karang Taruna adalah wadah strategis untuk mengembangkan potensi generasi muda. Saya ingin memberikan warna baru dengan mendorong sinergi antara kaum muda, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Evie, Rabu 4 Desember 2024.
Pencalonan dr. Evie menegaskan pentingnya peran perempuan dalam memimpin organisasi sosial. Selama ini, perempuan sering dianggap memiliki sentuhan emosional yang kuat, sehingga mampu menghadirkan kepemimpinan yang inklusif dan empati. Dalam berbagai kesempatan, Evie juga aktif menyuarakan isu kesetaraan gender, termasuk dalam dunia organisasi.
Baca Juga: Mengenal Evie Ratna Dewi, Dokter Muda Berprestasi Calon Ketua IDI Karawang
“Perempuan punya kapasitas luar biasa. Tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga di ranah publik. Kepemimpinan perempuan di Karang Taruna akan menjadi bukti bahwa perempuan bisa menjadi agen perubahan yang signifikan,” tambah Evie.
Sebagai salah satu kandidat, Evie membawa visi untuk meningkatkan kemandirian pemuda melalui program-program berbasis pendidikan, kewirausahaan, dan teknologi. Ia juga berkomitmen untuk melibatkan lebih banyak perempuan dalam struktur organisasi Karang Taruna.
Pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang dijadwalkan berlangsung bulan ini. Pencalonan dr. Evie diharapkan memberikan dampak positif bagi dinamika organisasi, terutama dalam mewujudkan visi pemberdayaan pemuda yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan hadirnya dr. Evie sebagai calon Ketua Karang Taruna, Kabupaten Karawang memiliki peluang besar untuk memperkuat sinergi antara generasi muda, perempuan, dan masyarakat dalam membangun daerah yang lebih baik. ***




