POJOKSATU.id, KARAWANG - Upaya rehabilitasi gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Citarik 1 Tirtamulya mendapat sorotan tajam dari warga setempat.

Meskipun perbaikan tersebut sudah menjadi prioritas, banyak yang merasa bahwa pekerjaan yang dilakukan belum memenuhi harapan.

SDN Citarik 1, yang terletak di Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, telah lama menjadi perhatian karena kondisi bangunan yang mengkhawatirkan, berpotensi ambruk akibat usia dan kerusakan yang signifikan.

Baca Juga: DPRD Karawang Desak Bupati Cellica untuk Mengisi Jabatan Kosong

Namun, meskipun ada usaha untuk memperbaiki sarana dan prasarana sekolah ini, warga dan bahkan orang tua siswa merasa bahwa hasilnya belum sesuai dengan ekspektasi mereka.

Salah satu perhatian utama adalah bahwa meskipun atap gedung dan ruang kelas telah diperbaiki, pintu dan jendela masih menggunakan bambu dan belum selesai.

Seorang warga yang diidentifikasi sebagai Dd mengungkapkan, "Alhamdulillah, kami telah menunggu lama untuk perbaikan atap gedung di SDN Citarik 1, dan akhirnya perbaikannya telah dimulai. Namun, kami masih menunggu penyelesaian untuk pintu dan jendela. Mengapa tidak semuanya diperbaiki sekaligus? Apakah kurangnya dana?"

Baca Juga: Siswa SMK di Karawang Ciptakan Mobil Ramah Lingkungan

Dia juga merasa bahwa perbedaan dalam kualitas pekerjaan menjadi sorotan. "Atap gedung sudah diperbaiki dan tampak bagus di depan, tetapi ketika kita melihat ke belakang, kita melihat bahwa pintu dan jendela masih menggunakan bambu. Ini lucu, seolah-olah ada dua standar yang berbeda," tambahnya.

Sebanyak 16 gedung SDN di Kecamatan Tirtamulya termasuk dalam skala prioritas untuk perbaikan. Namun, warga merasa bahwa perbaikan yang dilakukan masih jauh dari harapan. Mereka menduga bahwa kurangnya pengawasan dan perencanaan yang tepat adalah penyebab utama masalah ini, terutama karena perbaikan ini menggunakan anggaran negara yang bersumber dari dana rakyat.

Warga berharap agar pihak terkait segera mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa perbaikan gedung sekolah dilakukan secara menyeluruh dan sesuai dengan standar yang diharapkan. ***