POJOKSATU.id, KARAWANG - Perayaan Idul Yatama, yang bertepatan dengan tanggal 10 Muharram (Asyura), bukanlah hari raya seperti Idul Fitri atau Idul Adha.

Istilah Idul Yatama digunakan untuk menggambarkan kegembiraan anak-anak yatim karena banyaknya perhatian dan santunan yang mereka terima pada hari tersebut.

Ponpes Baabul Khoir, bersama warga Tanjung, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, Karawang, memperingati Malam Asyura dengan berbagi kebahagiaan dan memuliakan ratusan anak yatim piatu.

Ketua panitia santunan, Toto Priyanto, menyatakan bahwa santunan kepada anak yatim merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun pada Muharram di Ponpes Baabul Khoir.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Anak Gugat Ibu Kandung di Karawang, JPU: Diduga Terjadi Pemalsuan Tanda Tangan Lain Selain Stephanie

"Ini kegiatan rutin di bulan Muharram. Ada hari raya anak yatim piatu, yaitu pada hari Asyura, 10 Muharram. Alhamdulillah, kami bisa meneladani Rasulullah untuk mengadakan santunan ini,” ujar Toto usai acara pada Senin 15 Juli 2024.

Toto menambahkan bahwa anggaran kegiatan tersebut berasal dari para dermawan yang telah menyisihkan sebagian rezeki mereka. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur.

"Santunan yang diberikan berupa uang tunai masing-masing sebesar 100 ribu rupiah dan buket snack kepada 100 anak yatim," tutupnya. ***