POJOKSATU.id, KARAWANG — Kasus dugaan penipuan lowongan kerja kembali mencoreng dunia ketenagakerjaan di Karawang. Seorang pria berinisial DK, pemilik sebuah yayasan penyalur tenaga kerja, diduga kuat telah menipu ratusan pencari kerja dan membawa kabur uang dengan total kerugian mencapai Rp236.900.000.

Modus yang digunakan DK adalah menawarkan lowongan kerja palsu melalui jalur administrasi (ADM), dengan iming-iming penempatan cepat di perusahaan-perusahaan ternama di wilayah Karawang dan sekitarnya. Korban berasal dari berbagai daerah seperti Karawang, Bekasi, Cikarang, Subang, hingga Purwakarta.

Salah satu keluarga korban, Epul, mengungkapkan bahwa adiknya sempat dijanjikan pekerjaan oleh seorang marketing bernama Dikiyanto Muhammad Galih. Setelah diarahkan ke yayasan, korban diminta menyerahkan sejumlah uang administrasi oleh calo bernama Suparman, dengan janji langsung diterima kerja di hari yang sama.

Baca Juga: Pria asal Bekasi Hilang Misterius di Karawang, Terakhir Minta Tebusan Rp16 Juta

Namun, realita berkata lain. Jadwal masuk kerja korban terus-menerus diundur dengan berbagai alasan teknis. Janji training yang dijanjikan pun terbukti fiktif. Bahkan saat korban mendatangi perusahaan yang disebutkan, tidak ada tanda-tanda aktivitas pelatihan. Permintaan korban untuk mengembalikan uang juga tidak pernah dipenuhi, hanya dijawab dengan janji palsu.

Saat ini, DK sudah diamankan pihak berwenang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Namun jumlah kerugian diprediksi akan terus bertambah, mengingat masih banyak korban yang belum melapor secara resmi. ***