POJOKSATU.id, KARAWANG – Suasana pemilihan Ketua RT di wilayah Kedungsalam, Kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur, tampak berbeda dari biasanya. Warga setempat menyulap Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi ruang yang penuh warna dengan hiasan hasil bumi dan aneka camilan yang menggantung di sekeliling lokasi.
Alih-alih tampil formal dan kaku, TPS justru menyerupai arena pesta rakyat. Beragam palawija seperti pisang, nanas, sayuran segar, hingga makanan ringan dipajang rapi, menciptakan nuansa hangat yang mengundang warga untuk datang dan berpartisipasi dalam pesta demokrasi tingkat lingkungan.
Ketua RW setempat, Idha Verawati Wijaya, mengatakan ide tersebut muncul dari keinginan warga agar pemilihan Ketua RT tidak hanya menjadi rutinitas administratif, tetapi juga momentum kebersamaan.
Baca Juga: Apes! Pria Ini Terciduk Saat Ambil Sabu di Telukjambe Karawang
“Kami ingin suasananya cair dan menyenangkan. Palawija dan camilan ini menjadi simbol keberkahan sekaligus penghargaan bagi warga yang mau hadir memilih demi kemajuan lingkungan,” ujar Idha, Minggu (18/1/2026).
Ia menjelaskan, seluruh hiasan makanan dan hasil bumi itu tidak sekadar pajangan. Setelah proses penghitungan suara selesai, warga yang hadir dipersilakan membawa pulang palawija dan camilan tersebut sebagai bentuk kebersamaan dan kegembiraan.
Konsep kreatif ini terbukti efektif menarik minat masyarakat. Tingkat partisipasi pemilih meningkat karena warga merasa nyaman, senang, dan tidak terbebani suasana tegang seperti dalam pemilihan pada umumnya.
Menurut Idha, pendekatan sederhana berbasis kearifan lokal mampu menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak level paling dasar, yakni lingkungan RT.
“Ini benar-benar pesta rakyat. Tidak ada sekat antarpendukung. Semua datang, memilih dengan riang, lalu pulang membawa senyum dan berkah untuk bersama-sama mendukung RT terpilih,” tuturnya.
Inisiatif warga Kelurahan Plawad ini menjadi contoh positif bahwa demokrasi akar rumput bisa dikemas secara kreatif, humanis, dan penuh kerukunan, tanpa menghilangkan esensi partisipasi masyarakat dalam memilih pemimpin lingkungannya. ***




