POJOKSATU.id, KARAWANG - Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Lemahabang Wadas menggelar rapat bersama Muspika pada Kamis sore 16 November 2023.

Rapat ini sebagai langkah awal membangun sinergitas menyongsong masa kampanye pemilu yang akan dimulai pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.

Rapat yang dihadiri oleh Kanit Binmas Polsek Lemahabang, Bripka Budi, dan Kasie Trantib Kecamatan Lemahabang, Wahdi SH, ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan pemilu di wilayah tersebut.

"Kami membangun sinergitas dengan rapat koordinasi bersama Muspika Kecamatan menjelang masa kampanye. Alat Peraga Sosialisasi (APS) sudah tersebar di setiap sudut desa, seperti Baligo, spanduk, stiker, yang termasuk dalam kategori Alat Peraga Kampanye (APK). Kami bersama Muspika ingin mengingatkan peserta Pemilu untuk tidak memulai kampanye atau kegiatan terkait sebelum waktunya," ujar Ketua Panwascam Lemahabang, Moh Toha Baehaqi.

Baca Juga: Konser Amal untuk Palestina Sukses Digelar di Karawang, Terkumpul Dana Hampir Rp1 Miliar

Toha menegaskan bahwa masa kampanye sesuai dengan PKPU Nomor 15 Tahun 2023 adalah dari tanggal 28 November hingga 10 Februari.

Diluar masa tersebut, hanya diperbolehkan sosialisasi oleh partai politik. Dia menambahkan bahwa pemasangan alat peraga sosialisasi oleh peserta pemilu sudah banyak dilakukan di wilayah kecamatan Lemahabang, dan meskipun diizinkan, ada batasan-batasan yang harus diikuti, seperti tidak boleh ada ajakan untuk memilih, citra diri, paparan visi misi, program, serta pemasangan yang tidak diperbolehkan di sarana umum, sarana ibadah, sarana pendidikan, dan kantor pemerintah.

"Maka, jika temuan pelanggaran tersebut ada, kami pastikan akan ada penertiban langsung oleh Satpol PP," tegasnya.

Baca Juga: Misteri Kematian Pegawai RSUD Karawang Terungkap, Ini Motifnya

Wahdi, Kasie Trantib Kecamatan Lemahabang, menyatakan kesiapannya menerima arahan dan tindakan terukur terhadap pelanggaran pemilu, terutama terkait APS dan APK yang melanggar aturan.

Ia mengapresiasi sinergitas yang selalu dibangun Panwascam bersama Muspika untuk menjaga kedamaian dan keberlanjutan demokrasi di wilayah kerjanya.

"Sinergitas ini akan terus ditingkatkan, terutama menjelang dan selama masa kampanye. Potensi dan kerawanan dampak politik bisa muncul kapan saja, dan sinergitas ini akan menjadi kekuatan dalam menjaga stabilitas," pungkasnya. ***