POJOKSATU.id, KARAWANG – Tradisi tahunan Pesta Laut atau Nadran di Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, akan kembali digelar meriah selama lima hari berturut-turut, mulai Rabu (12/11) hingga Minggu (16/11/2025).
Acara adat masyarakat pesisir ini merupakan wujud rasa syukur atas hasil laut yang melimpah sekaligus sarana mempererat kebersamaan warga.
Ketua Panitia Nadran Ciparagejaya 2025, Wawan Setiawan, A.Md, memastikan seluruh persiapan, mulai dari logistik, perizinan, hingga pengamanan, telah rampung. Ia menegaskan bahwa pesta laut ini sepenuhnya merupakan kegiatan keagamaan dan budaya yang sudah menjadi tradisi turun-temurun bagi masyarakat nelayan.
"Nadran adalah momen sakral yang selalu dinanti masyarakat pesisir. Melalui kegiatan ini, kami berharap para nelayan mendapatkan keberkahan dari hasil laut dan kehidupannya semakin sejahtera," ujar Wawan Setiawan, Sabtu (8/11/2025).
Baca Juga: DPRD Karawang Minta Sinergi TNI-Polri Kawal Keamanan Pesta Laut Ciparagejaya
Untuk menjaga kelancaran dan keamanan kegiatan, panitia telah memenuhi seluruh administrasi perizinan sesuai standar operasional yang berlaku. Wawan menyebut, dua hal menjadi fokus utama tahun ini, yaitu pengamanan pesta kembang api dan pengelolaan sampah selama acara berlangsung.
Sebagai langkah antisipasi, panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran agar satu unit mobil damkar disiagakan penuh di lokasi selama pesta kembang api. Sementara untuk menjaga kebersihan, panitia bekerja sama dengan UPTD Kebersihan Wilayah IV guna menyiapkan armada pengangkut sampah setiap hari.
"Harapan kami, Nadran tahun ini bisa berjalan aman, tertib, dan meninggalkan kesan positif. Kami ingin acara ini tidak hanya sukses dalam pelaksanaan, tetapi juga membawa berkah bagi seluruh masyarakat Ciparagejaya," kata Wawan.
Baca Juga: Persit Kodim 0604 Karawang dan RS Primaya Gelar Senam Sehat Bareng
Berikut rangkaian kegiatan Nadran Laut Ciparagejaya 2025:
Rabu, 12 November: Santunan dan pengajian umum bersama Kiai Bodrek dari Tegal.
Kamis, 13 November: Pagelaran wayang kulit dan pesta kembang api.
Jumat, 14 November: Acara puncak Ngeruat, Pawai/Ngarak, serta prosesi Nadran Laut pada pagi hari.
Sabtu, 15 November: Sunatan massal.
Minggu, 16 November: Gowes santai di rute pesisir Pantai Ciparage, ditutup dengan pementasan sandiwara rakyat oleh Wa Kancil. ***




