POJOKSATU.id, KARAWANG – Semangat menjaga kelestarian alam ditunjukkan jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cikampek dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jumat (22/5/2026).
Berbagai kegiatan sosial, religi, hingga aksi penghijauan digelar di dua desa berbeda sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak subuh di Desa Cikampek Barat melalui program Subuh Keliling (Suling) yang dipimpin langsung Camat Cikampek, Adi Firmansyah, di Masjid Al-Hidayah.
Tak sekadar ibadah berjamaah, kegiatan tersebut juga diisi kajian keagamaan dan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang difasilitasi Puskesmas Cikampek.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif masyarakat karena menghadirkan pelayanan kesehatan langsung di tengah lingkungan warga.
Baca Juga: Seleksi Dirut PD Petrogas Karawang Masuk Tahap UKK, 22 Peserta Adu Kompetensi di UI
Usai memastikan pelayanan berjalan lancar, Camat Adi Firmansyah bersama rombongan kemudian bergerak menuju Dusun Kamojing Timur, Desa Kamojing, untuk mengikuti aksi penghijauan bersama unsur Muspika lainnya.
Sekitar pukul 09.00 WIB, kegiatan penanaman pohon dimulai di kawasan Saung Tani. Puluhan bibit pohon ditanam sebagai simbol komitmen menjaga keseimbangan alam dan kualitas lingkungan hidup di wilayah Cikampek.
Dalam sambutannya, Camat Adi Firmansyah menegaskan bahwa pohon memiliki fungsi penting bagi keberlangsungan hidup manusia dan lingkungan.
“Menanam pohon di Hari Lingkungan Hidup ini artinya kita sedang menanam harapan dan merawat masa depan. Pohon adalah penjaga lingkungan yang sangat penting untuk mencegah banjir serta menjaga suhu udara,” ujar Adi Firmansyah.
Baca Juga: Delapan Siswa SLB Tunas Harapan Karawang Lulus, Pihak Sekolah Berjuang Carikan Pekerjaan
Menurutnya, penghijauan bukan hanya soal estetika wilayah, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang untuk kualitas hidup masyarakat.
“Jika suatu wilayah tidak ada pohon, suasananya akan gersang dan panas. Dengan adanya tanaman hijau, lingkungan menjadi lebih teduh, nyaman, dan indah dipandang,” lanjutnya.
Hal senada disampaikan Danramil 0406/Cikampek Kapten Inf Encep Sumarna. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan langkah nyata untuk menjaga lingkungan bagi generasi mendatang.
“Melalui pohon yang ditanam hari ini, kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih hijau, asri, dan sehat untuk generasi mendatang di Desa Kamojing,” tegas Kapten Inf Encep.
Ia juga mengapresiasi kekompakan lintas sektor yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi modal penting dalam membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan.
“Sinergi ini membuktikan visi yang sama antarinstansi. Kami berharap warga juga ikut merawatnya agar manfaat jangka panjang seperti ketersediaan air tanah dan pencegahan erosi bisa dirasakan,” tambahnya.
Kegiatan peduli lingkungan ini turut dihadiri Kapolsek Cikampek, Kepala Puskesmas Cikampek, Sekretaris Kecamatan, Kepala Desa Kamojing beserta perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, RT/RW, hingga Babinsa setempat.
Suasana kebersamaan terlihat kuat sepanjang kegiatan berlangsung. Aparat pemerintah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, dan warga tampak bergotong royong menanam pohon di area Saung Tani.
Kegiatan berjalan aman, lancar, dan penuh antusiasme masyarakat. Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga alam melalui aksi nyata yang dimulai dari lingkungan sekitar.
Dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, Muspika Cikampek berharap gerakan penghijauan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya bersama demi menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. ***




