POJOKSATU.id, KARAWANG – Kebakaran melanda Mushola Nurhidayah yang berlokasi di Jalan Citarum Krajan, RT 03/11, Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, pada Jumat dini hari, 20 Maret 2026.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik yang kemudian memicu api dan dengan cepat merambat ke bagian atap serta interior bangunan. Insiden terjadi di waktu krusial, tepat menjelang malam takbiran.
Akibat kebakaran itu, sebagian besar bangunan mushola mengalami kerusakan cukup parah. Atap dan bagian dalam bangunan hangus terbakar, sehingga tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai tempat ibadah pada akhir Ramadan tahun ini.
Kondisi tersebut menimbulkan kesedihan mendalam bagi warga sekitar. Mushola Nurhidayah selama ini menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat, terutama dalam menyambut momen Idul Fitri.
Baca Juga: Asep dan Ega Minta Maaf Usai Maksa Minta THR ke Pemilik Ruko di Karawang Wetan
Salah seorang warga, Opik, mengungkapkan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar. Ia juga menyebut hingga saat ini belum ada bantuan yang diterima dari pihak pemerintah.
“Sepertinya karena korsleting listrik. Tadi saya juga sudah tanya ke pengurus, memang belum ada bantuan. Sedih, malam takbiran jadi tidak bisa dilakukan di mushola,” ujarnya.
Warga berharap adanya perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait agar proses perbaikan dapat segera dilakukan. Mereka ingin Mushola Nurhidayah kembali difungsikan sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan masyarakat seperti sedia kala.




