POJOKSATU.id, KARAWANG – Di balik baret merah dan kemampuan tempur elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Satuan 81 Gultor, tersimpan kisah menyentuh dari seorang perwira muda bernama Lettu Inf Kihajar.

Tak hanya dikenal karena ketangguhannya di medan tugas, perjalanan hidupnya mencerminkan arti sejati dari pengabdian, warisan perjuangan leluhur, dan restu keluarga.

Lettu Inf Kihajar kini mengabdi sebagai Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) di Kodim 0604/Karawang. Namun, siapa sangka semangat juangnya telah tertanam sejak kecil. Lingkungan keluarganya menjunjung tinggi nilai-nilai patriotisme dan pengabdian pada bangsa.

“Sejak kecil, orang tua saya selalu bahagia jika ada anggota keluarga yang mengabdi untuk negara. Awalnya saya justru ingin menjadi polisi,” ujar Kihajar saat ditemui pada Selasa (15/4/2025).

Baca Juga: Prajurit Kodim 0604/Karawang Jalani MCU Rutin di RS Izza untuk Jaga Kesehatan Optimal

Takdir menuntunnya ke jalur yang lebih keras. Pada tahun 2001, ia resmi bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodam V/Brawijaya. Di sana, seorang pelatih melihat potensi besar dalam dirinya dan menyarankan agar mencoba seleksi pasukan elite Kopassus.

“Saya masih ingat, pelatih saya bilang, ‘Kamu punya semangat dan daya tahan yang kuat. Coba ikut seleksi Kopassus.’ Dari sanalah semuanya dimulai,” kenangnya.

Lebih dari sekadar kisah seorang prajurit, darah pejuang ternyata mengalir dalam tubuh Kihajar. Ia merupakan generasi ketujuh dari laskar Pangeran Diponegoro yang pernah mengasingkan diri ke wilayah Ponorogo saat Perang Jawa 1825–1830.

“Cerita tentang kakek buyut saya yang ikut berjuang bersama Pangeran Diponegoro itu selalu diceritakan turun-temurun di keluarga kami. Itu yang menanamkan semangat cinta tanah air sejak saya kecil,” ucapnya dengan mata berbinar.

Baca Juga: 61 Peserta Ikuti Sunatan Massal Gratis di Cikampek, Kerjasama Kodim 0604/Karawang dan RS Izza

Kini, ia bukan hanya menjadi penghubung antara militer dan masyarakat, tetapi juga menjelma sebagai simbol kesinambungan perjuangan antar generasi. Dalam dirinya berpadu restu orang tua, bimbingan pelatih, dan semangat leluhur yang menyala tak pernah padam.

Kisah Lettu Inf Kihajar adalah bukti bahwa cita-cita setinggi langit bisa diraih ketika tekad, semangat, dan restu keluarga bersatu. Dari lorong sejarah hingga ke garis depan pengabdian masa kini, ia terus melangkah dengan tegap. ***