POJOKSATU.id, KARAWANG – Festival Olahraga Kabupaten (FORKAB) II tahun 2025 yang digelar oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Karawang berlangsung meriah di area Komando Distrik Militer (Kodim) 0604 Karawang, Sabtu (11/10/2025).

Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan tumpah ruah mengikuti cabang olahraga airsoftgun, yang menjadi salah satu kompetisi paling digemari dalam ajang tersebut. Tercatat sebanyak 110 peserta dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK se-Kabupaten Karawang ambil bagian dalam pertandingan yang sarat nilai kedisiplinan dan strategi ini.

Ketua Pelaksana FORKAB II Karawang, Supriatno, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan dua organisasi olahraga airsoft terbesar di Indonesia, yakni Federasi Airsoftgun Indonesia (FAI) dan Indonesia Airsoft Association (INASSOC).

“Untuk cabang airsoft, kami menggelar dua kategori utama, yaitu CQB pelajar putra-putri dan CST pelajar putra-putri. Alhamdulillah, antusiasmenya luar biasa,” ungkapnya.

Baca Juga: Pelajar Karawang Borong Juara di Lomba Tembak Festival KORMI 2025

Supriatno menambahkan, melalui kompetisi ini pihaknya berupaya menemukan bibit muda potensial yang akan mewakili Karawang di ajang Festival Olahraga Nasional (FORNAS) IX tahun 2027 di Palu.

“Kami ingin menjadikan FORKAB II sebagai wadah pembinaan sejak dini. Dari sini kita bisa menyiapkan atlet bermental kuat yang siap berkompetisi di level nasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Supriatno menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan penyelenggaraan acara. “Kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, KORMI, TNI, dan POLRI atas dukungan dan sinerginya sehingga kegiatan berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Baca Juga: 80 Peserta Adu Ketangkasan di Festival Airsoft KORMI Karawang

Selain ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bela negara bagi para pelajar. Menurut Supriatno, kolaborasi dengan unsur TNI dan POLRI menjadi kunci pembinaan yang efektif, sehingga olahraga airsoft dapat berkembang sebagai olahraga prestasi yang berkarakter.

“Airsoft bukan sekadar permainan taktis, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan. Karena pembinaannya langsung berada di bawah TNI dan POLRI, maka arah dan standarnya jelas,” tutur Supriatno.

Ia pun berharap ajang seperti FORKAB II dapat terus digelar setiap tahun untuk melahirkan generasi muda Karawang yang unggul. “Kami yakin, dari sini akan lahir atlet-atlet hebat yang mampu mengharumkan nama Karawang hingga ke kancah internasional,” pungkasnya penuh optimisme. ***