POJOKSATU.id, KARAWANG – Kodim 0604/Karawang memperkuat peran prajurit TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pelatihan terpadu budi daya perikanan dan pertanian. Program ini menjadi bagian dari langkah konkret TNI AD untuk membangun kemandirian pangan berbasis potensi lokal.
Kegiatan pelatihan tersebut digelar di Pendopo Telaga Desa, kawasan Karawang International Industrial City (KIIC), Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, Rabu (17/12/2025). Pelaksanaan kegiatan melibatkan kolaborasi antara Kodim 0604/Karawang dan pengelola kawasan industri KIIC.
Pelatihan difokuskan pada pengembangan budi daya ikan lele serta teknik pertanian sederhana yang dapat diterapkan di lahan terbatas. Materi disusun secara aplikatif agar mudah dipraktikkan oleh anggota TNI di lingkungan satuan maupun di wilayah binaan masing-masing.
Komandan Kodim 0604/Karawang Letkol Inf Naryanto hadir langsung membuka kegiatan tersebut, didampingi Kepala Staf Kodim Mayor Inf Saepul Husna. Hadir pula Danramil 0411/Telukjambe Kapten Inf Joko Siswoyo serta perwakilan manajemen KIIC, Wahyu, sebagai bentuk dukungan dunia industri terhadap program ketahanan pangan.
Baca Juga: Ketua DPRD Karawang Ajak Makom Albab Perkuat Dakwah Ahlussunnah
Penyampaian materi pelatihan disampaikan oleh Aris, praktisi budi daya dari Telaga Desa, yang membagikan pengalaman dan teknik pengelolaan perikanan serta pertanian secara efektif dan berkelanjutan. Seluruh peserta merupakan anggota Kodim 0604/Karawang yang dipersiapkan menjadi penggerak di sektor pangan.
Letkol Inf Naryanto menegaskan bahwa peran prajurit TNI tidak hanya terbatas pada tugas pertahanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, ketahanan pangan menjadi tantangan nyata yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk TNI.
Ia juga menekankan peran Babinsa sebagai teladan di tengah masyarakat. Dengan keterampilan yang dimiliki, Babinsa diharapkan mampu membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk menghasilkan pangan produktif dan bernilai ekonomi. ***




