POJOKSATU.id, KARAWANG – Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, menjadi salah satu titik pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang tahun 2025. Selama beberapa pekan, mahasiswa dari berbagai jurusan hadir membawa beragam program kerja yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan kesehatan hingga pemberdayaan UMKM.
Salah satu kader PKK Desa Cilewo, Nurasih (42), mengaku kehadiran mahasiswa KKN memberi dorongan besar bagi jalannya kegiatan Posyandu. Mereka ikut membantu penimbangan balita, pencatatan data kesehatan, hingga memberikan penyuluhan gizi. “Mahasiswa membawa semangat baru yang membuat kegiatan lebih lancar dan terorganisir,” ujarnya.
Selain terlibat dalam pelayanan kesehatan, para mahasiswa juga menggelar sosialisasi pencegahan penipuan online dan edukasi pengelolaan sampah. Acara ini dihadiri perangkat desa, BPD, RT/RW, Linmas, hingga pendamping desa. Materi yang dibawakan dinilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap kejahatan digital sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
Menurut Nurasih, kontribusi mahasiswa KKN bukan hanya di bidang edukasi, tetapi juga dalam mendukung program desa yang secara tidak langsung mempercepat pembangunan di Cilewo.
Baca Juga: Mahasiswa KKN UBP Karawang Tanam Ratusan Pohon di Desa Pinangsari
Hal serupa disampaikan oleh pelaku UMKM setempat, Warnengsih (50). Ia merasa terbantu dengan pelatihan dan pendampingan yang diberikan mahasiswa, khususnya terkait pemasaran dan inovasi produk. “Ilmu yang mereka bagikan membuka wawasan baru untuk mengembangkan usaha saya ke depan,” ungkapnya.
Ketua Kelompok KKN Desa Cilewo, Eko Purnomo Aji, menyebut antusiasme warga sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Hampir setiap acara, mulai dari sosialisasi desa hingga pelatihan UMKM, selalu dihadiri ramai dan berjalan interaktif.
Interaksi hangat antara mahasiswa dan masyarakat menjadi nilai tambah dari KKN kali ini. Menurut Eko, program tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun ikatan sosial yang erat.
“Harapannya, ilmu dan pengalaman yang sudah dibagikan bisa terus dimanfaatkan warga meski kami kembali ke kampus. Jejak positif ini diharapkan menjadi pondasi bagi kemajuan Desa Cilewo,” tutupnya. ***




