POJOKSATU.id, KARAWANG – Program Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mendapat respons positif dari kalangan pelajar. Kebijakan yang digagas Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh itu dinilai menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya meringankan beban orang tua siswa.

Salah satu apresiasi datang dari Ketua OSIS SMPN 1 Karawang Barat, Devanno Irfa Daraja Waskito (14). Ia mengaku terkejut sekaligus bangga saat menerima modul pembelajaran secara langsung dari Bupati Karawang dalam kegiatan puncak peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Karawang.

Menurut Devanno, momen tersebut memberikan kesan mendalam karena menunjukkan bahwa pemerintah daerah benar-benar memperhatikan kebutuhan para pelajar yang selama ini menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembelajaran.

"Saya cukup terkejut. Menurut saya, Karawang memiliki pemimpin yang mau mendengarkan kebutuhan masyarakat, termasuk para pelajar. Permasalahan yang kami rasakan selama beberapa tahun di dunia pendidikan mulai mendapat perhatian," kata Devanno saat dihubungi, Jumat (24/7/2026).

Bagi Devanno, penyerahan LKS secara langsung oleh Bupati bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menilai langkah tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Karawang.

Baca Juga: Sumur Bor di SMAN 3 Karawang Hampir Rampung, TNI Dukung Pemenuhan Air Bersih untuk 1.300 Siswa

Menurutnya, keberadaan modul pembelajaran gratis akan memberikan banyak manfaat bagi siswa. Selain memuat berbagai mata pelajaran dalam satu buku, LKS tersebut juga dinilai lebih praktis digunakan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

"Modul ini sangat membantu karena berisi banyak mata pelajaran. Saya juga jadi tidak khawatir lagi jika lupa membawa buku pelajaran tertentu," ujarnya.

Kemudahan tersebut, lanjut Devanno, akan membuat siswa lebih fokus belajar tanpa harus direpotkan dengan banyaknya buku yang harus dibawa setiap hari ke sekolah.

Ia juga mengaku sudah tidak sabar mempelajari berbagai materi yang tersedia dalam modul tersebut. Dari sejumlah mata pelajaran yang ada, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menjadi bidang yang paling menarik perhatiannya.

"Saya paling antusias mempelajari materi IPA, terutama tentang Hukum Pascal dan pembahasan fisika lainnya," katanya.

Sebagai perwakilan siswa, Devanno berharap program LKS gratis tidak hanya berlangsung tahun ini, tetapi dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memberikan kesempatan belajar yang lebih baik bagi seluruh siswa di Karawang.

"Semoga program ini menjadi langkah yang tepat untuk mewujudkan Karawang yang semakin maju, khususnya di bidang pendidikan," tuturnya.

Di akhir penyampaiannya, Devanno juga memberikan pesan inspiratif kepada seluruh pelajar agar memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan pemerintah dengan sebaik-baiknya.

"Jangan sia-siakan kesempatan belajar ini. Tidak ada alasan untuk menyerah, karena yang terpenting bukan siapa yang paling hebat, tetapi siapa yang mau terus belajar," pesannya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karawang resmi meluncurkan program LKS gratis bagi seluruh siswa SD dan SMP negeri. Program tersebut diperkenalkan bertepatan dengan puncak peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Karawang yang digelar pada Kamis (23/7/2026).

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, mengatakan program LKS gratis merupakan inovasi pertama yang diterapkan di Provinsi Jawa Barat. Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar guna menyediakan modul pembelajaran berkualitas yang dapat digunakan siswa selama satu semester.

Menurut Aep, program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membantu mengurangi pengeluaran orang tua untuk kebutuhan sekolah anak.

"Pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Harapan kami, program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mencetak Generasi Emas Indonesia 2045 melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujar Aep.

Melalui program ini, Pemkab Karawang berharap seluruh siswa dapat memperoleh akses pembelajaran yang lebih baik, merata, dan berkualitas sehingga mampu mendukung peningkatan prestasi pendidikan di daerah.

Dengan dukungan pemerintah, sekolah, orang tua, dan para pelajar, program LKS gratis diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan generasi Karawang yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan. ***