POJOKSATU.id, KARAWANG – Proses pelantikan pengurus Koperasi Merah Putih (KMP) yang digelar secara resmi di Karawang pada 9 Juli 2025 lalu, menyisakan tanda tanya besar. Salah satu pengurus inti dari Desa Sabajaya, Kecamatan Tirtajaya, tidak hadir dalam acara penting tersebut.

Padahal, pelantikan ini dihadiri langsung oleh perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UKM, para camat se-Kabupaten Karawang, serta sejumlah kepala desa. Undangan resmi bahkan telah dikirim beberapa hari sebelum acara digelar.

Namun, ketidakhadiran Ketua KMP Desa Sabajaya justru menjadi sorotan. Ketika dikonfirmasi oleh wartawan, yang bersangkutan hanya menyampaikan alasan singkat bahwa dirinya sedang menghadapi urusan keluarga yang mendesak dan tidak dapat ditinggalkan.

Seorang pengawas internal koperasi yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah mencoba menghubungi ketua tersebut berkali-kali, namun tidak mendapatkan respons apa pun. “Saya sudah coba telepon beberapa kali, tapi tidak dijawab,” ungkapnya.

Baca Juga: Polres Karawang Diminta Segera Proses Kasus HRD PT FCC Indonesia

Ketidakhadiran Ketua KMP dalam acara pelantikan menimbulkan kekhawatiran mengenai keseriusan dan tanggung jawabnya terhadap kepengurusan koperasi. Sebab, pelantikan ini merupakan bagian dari proses legalitas dan penguatan kelembagaan koperasi di tingkat desa.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi dari pihak koperasi ataupun Kementerian Koperasi dan UKM mengenai langkah lanjutan atas absennya salah satu pengurus tersebut. ***