POJOKSATU.id, KARAWANG – Peringatan Hari Ibu yang jatuh setiap 22 Desember menjadi momen refleksi bagi banyak perempuan tentang makna keluarga, pengorbanan, dan peran ibu dalam membentuk generasi masa depan. Di Hari Ibu 2025, pesan inspiratif datang dari Ketua Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIAD) Karawang, Hj. Robi’ah Sodikin.
Menurut Hj. Robi’ah, sosok ibu memiliki peran fundamental sebagai pilar utama keluarga. Dari tangan seorang ibu, nilai kehidupan, kasih sayang, dan pendidikan pertama kali ditanamkan kepada anak-anak.
Sebagai figur perempuan yang aktif dalam organisasi sekaligus ibu dalam keluarga besar, Hj. Robi’ah dikenal memiliki dedikasi tinggi. Selain membesarkan dua anak kandung, ia juga mengasuh 24 anak asuh, yang baginya merupakan tanggung jawab moral dan amanah besar dari Tuhan.
“Anak-anak adalah titipan Allah. Dari mereka saya belajar arti sabar, ikhlas, dan memahami perbedaan karakter. Setiap anak punya keunikan yang justru menguatkan ikatan keluarga,” ujar Hj. Robi’ah saat ditemui, Senin (22/12/2025).
Baca Juga: IKIAD Karawang Angkat Isu Kesehatan Perempuan Lewat Seminar Pencegahan Kanker
Ia menuturkan, keberadaan anak-anak menjadi sumber kekuatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Meski tidak selalu berada dekat secara fisik, kasih sayang seorang ibu, menurutnya, tak pernah berkurang oleh jarak.
“Anak-anak adalah penyemangat hidup saya. Walaupun suatu saat mereka harus jauh karena pendidikan atau pekerjaan, cinta seorang ibu tidak pernah terbatas,” ungkapnya.
Hj. Robi’ah juga memaknai ibu sebagai sosok perempuan tangguh yang mampu menjadi pendamping suami sekaligus penopang kesuksesan keluarga. Nilai tersebut ia dapatkan dari teladan ibundanya semasa hidup.
“Umi selalu mengajarkan bahwa perempuan harus kuat, mandiri, sabar, dan ikhlas. Seorang istri juga harus mampu mendampingi suami dan menjadi bagian dari keberhasilannya,” kenangnya.
Kepada seluruh anak-anaknya, baik kandung maupun asuh, Hj. Robi’ah menekankan pentingnya prinsip hidup dan pendidikan sebagai bekal masa depan.
“Miliki cita-cita besar, komitmen, dan jangan pernah meninggalkan pendidikan. Dengan pendidikan, kalian bisa meraih masa depan yang diinginkan,” pesannya.
Baginya, kebahagiaan tertinggi seorang ibu adalah ketika doa-doa yang dipanjatkan untuk anak-anaknya dikabulkan, serta melihat mereka tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Pesan Hari Ibu dari Ketua IKIAD Karawang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para ibu di Karawang dan seluruh Indonesia untuk terus berperan aktif dalam mendidik, mendoakan, dan menguatkan keluarga sebagai fondasi utama bangsa. ***




