POJOKSATU.id, KARAWANG - Ketua DPRD Karawang, Endang Sodikin, melontarkan desakan tegas kepada manajemen RSUD Karawang dan RSUD Rengasdengklok agar memberikan fasilitas parkir gratis bagi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
Desakan ini muncul sebagai bentuk kepedulian terhadap para pekerja sosial yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat, khususnya dalam mendampingi warga berobat ke rumah sakit.
Menurut Endang, sebagai lembaga milik pemerintah daerah, RSUD seharusnya menjadi mitra yang mempermudah tugas para PSM, bukan justru menambah beban operasional mereka.
Baca Juga: PSM Karawang Minta Parkir Gratis di RSUD, Dinilai Penting untuk Dukung Tugas Sosial
Ia menilai, kebijakan parkir gratis merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi kelancaran tugas kemanusiaan di lapangan.
“Tolong diperhatikan mereka yang menjadi pelayan masyarakat ini. Berikan kemudahan saat masuk ke RSUD. Honor mereka kecil, tapi kerja mereka luar biasa,” tegas Endang Sodikin, Jumat (10/4/2026).
Endang juga menyoroti peran vital PSM yang bekerja hampir tanpa batas waktu. Di setiap desa, terdapat sekitar tiga orang PSM yang aktif mendampingi warga, bahkan dalam kondisi darurat sekalipun.
Menurutnya, dedikasi tersebut sudah sepatutnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah dan institusi layanan kesehatan.
Baca Juga: Gelap dan Berlubang, KNPI Minta Dedi Mulyadi Tinjau Jembatan Karawang-Bekasi
Aspirasi ini sejalan dengan suara para PSM di lapangan. Karman, yang akrab disapa Kopral, PSM asal Desa Sampalan, mengaku sangat antusias dengan wacana tersebut.
Ia menyebut, pembebasan biaya parkir bukan hanya soal nominal, tetapi juga bentuk penghargaan atas pengabdian mereka kepada masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik jika ini benar-benar direalisasikan. Ini bentuk perhatian nyata bagi kami yang setiap hari mendampingi warga,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua PSM Kecamatan Kutawaluya, Sarmin. Ia berharap pihak RSUD segera mengambil langkah konkret untuk merealisasikan kebijakan tersebut, terutama bagi kendaraan roda dua milik para PSM.
Baca Juga: Sah! Budi Rismayadi Dilantik Jadi Rektor UBP Karawang 2026–2030
Menurut Sarmin, mobilitas yang tinggi dalam mendampingi pasien dari desa ke rumah sakit membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai.
“Tugas kami mendampingi pasien dari desa. Kalau parkir bisa digratiskan, tentu sangat membantu kelancaran tugas kami,” ungkapnya.
Endang menambahkan, dari sisi anggaran, kebijakan parkir gratis tidak akan memberikan beban signifikan bagi RSUD. Namun, manfaatnya akan sangat dirasakan oleh para pekerja sosial.
“Nilainya mungkin kecil bagi RSUD, tapi sangat berarti bagi mereka yang bekerja secara swadaya,” jelasnya.
Kini, perhatian tertuju pada langkah yang akan diambil oleh manajemen RSUD Karawang, RSUD Rengasdengklok, hingga RSUD Jatisari.
Dukungan dari legislatif ini diharapkan menjadi momentum bagi lahirnya kebijakan yang lebih berpihak pada pelayanan sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Karawang.
Jika direalisasikan, kebijakan ini diyakini akan meningkatkan efektivitas pendampingan pasien serta memperkuat sinergi antara tenaga sosial dan layanan kesehatan di daerah. ***




