POJOKSATU.id, KARAWANG – Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, menjadi pusat perhatian nasional pada agenda Panen Raya dan pengumuman komitmen swasembada pangan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sejak pagi, kondisi cuaca terpantau bersahabat dengan udara sejuk dan langit cerah, mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Ribuan warga tampak memadati area persawahan dengan tertib dan penuh antusias. Kehadiran masyarakat berlangsung kondusif, mencerminkan kesiapan daerah dalam menyambut agenda strategis nasional di sektor pertanian.

Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pdi., S.H., M.H., menilai suasana yang tercipta bukan sekadar faktor alam, melainkan cerminan harapan besar masyarakat terhadap masa depan ketahanan pangan nasional. Ia menyebut momen ini sebagai peristiwa penting bagi Karawang, khususnya bagi para petani.

H. Endang yang juga menjabat Sekretaris DPC Partai Gerindra Karawang menegaskan, kunjungan Presiden Prabowo ke Cilebar membawa makna lebih luas dari sekadar agenda seremonial. Menurutnya, kehadiran orang nomor satu di Indonesia tersebut menjadi simbol keseriusan pemerintah dalam memperkuat sektor pangan.

Baca Juga: Ribuan Warga Karawang Padati Cilebar Sambut Presiden Prabowo

“Suasana yang terasa sejuk hari ini bukan hanya soal cuaca, tapi juga tentang ketenangan sosial dan harapan masyarakat. Kami meyakini kehadiran Presiden Prabowo akan membawa manfaat besar bagi Karawang, terutama bagi para petani,” ujarnya.

Ia optimistis, komitmen swasembada pangan yang disampaikan Presiden akan diwujudkan melalui kebijakan konkret di lapangan. Karawang, sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional, dinilai siap berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut.

“Karawang siap berada di garda terdepan. Harapannya, kebijakan dari pemerintah pusat benar-benar mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan Panen Raya berjalan lancar hingga selesai. Acara ditutup dengan pengarahan Presiden kepada kelompok tani setempat, disertai pengamanan ketat namun humanis dari aparat keamanan bersama dukungan penuh masyarakat. ***